Malang, Gontornews — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor putri mengirim utusan Mahasiswinya untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan “Call For Paper” Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (UNITRI). Bertempat di kota Malang, dalam kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah ( LKTI) utusan terpilih telah melalui beberapa proses sebelum akhirnya sampai pada kesempatan mempresentasikan makalah atau menjadi finalis LKTI tingkat nasional.
Berdasarkan keterangan yang diterima pada hari Rabu (19/2), delegasi mahasiswi UNIDA Gontor putri ialah Ustazah Fitri Samianingsih (Farmasi/4) dan Usatazah Safna Nur Rakhmah (HES/4). Walaupun berbeda prodi, tetapi kolabirasi antar keduanya sangat baik dalam menyampaikan pendapat gagasan serta ide menjadi terbentuknya suatu Karya Tulis Ilmiah yang kompatibel.
LKTI terlaksana di aula lantai 3 UNITRI Malang dengan mengusung tema ‘’Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata Di Era Revolusi Industri 4.0’’. acara yang disambut oleh Dr. Amir Hamzah Sp.Mp beliau adalah Dekan Fakultas Pertanian UNITRI menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar memperkuat tali persaudaraan dan Ukhuwah Islamiyah antar Universitas lainnya. Acara dibuka dengan penampilan tari budaya khas kota Malang.
Kegiatan ini di ikuti oleh perwakilan tiap Universitas di Indonesia dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, NTT, Bali dan Sumatara. Ada 10 finalis dari berbagai Universitas di Indonesia yang lolos pada babak tersebut.
‘’Pertama kalinya mengikuti ajang bergengsi ini, tidak heran jika saya mendapatkan pengalaman serta teman yang banyak pada even ini,” ungkap Triana Jelita, finalis dari Universitas Gajah Mada.
Delegasi UNIDA Gontor putri mempresentasikan makalah dengan judul ‘’ (SETAKAR) Strategi Kampung Jagung Karanganyar Sebagai tempat Pariwisata alami demi mewujudkan Indonesia Mandiri 2025’’.
Dalam penelitian ilmiah tempat tersebut menjadi salah satu solusi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat desa yang memiliki potensi jagung yang sangat besar. Berdasarkan data peneliti lahan tersebut berkomponen yang cocok untuk Jagung dan dapat memberikan peningkatan pada ekonomi desa secara mandiri. Sehingga, dari sisi SDM dan SDA sudah tidak lagi merasa kekurangan.
Mahasiswi UNIDA Gontor di tuntut agar dapat berpartisipasi dalam proses pembaharuan sistem ekonomi masyarakat desa tersebut.
“Banyak tantangan pada era digital ini, jika kita lengah buta akan suatu informasi maka, akan tenggelam dengan segala informasi. Secara tidak langsung kita akan ketinggalan zaman. Semoga dengan adanya kontribusi ini mahasiswi UNIDA Gontor dapat semakin meningkatkan semangat inovatif dan kreatifitas serta menjaadi contoh bagi yang lainnya. Aamiin,” ujar Ustadzah Fitri, peserta finalis LKTI.





















