Kabul, Gontornews – Bom bunuh diri meledak di Masjid Al Zahra di ibukota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai delapan lainnya pada hari Kamis (15/6).
Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Denmark, mengatakan dua tersangka penyerang mencoba memasuki Masjid Al Zahra namun dihalangi oleh polisi, dan memicu baku tembak.
Penyerang kemudian berlindung di dapur masjid sebelum meledakkan bom.
ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut melalui kantor berita Amaq.
Di antara korban tewas setidaknya ada tiga warga sipil dan satu petugas kepolisian, sementara empat warga sipil dan empat polisi terluka.
Serangan tersebut terjadi saat masjid-masjid ramai jamaah di malam bulan suci Ramadhan.
Di antara mereka yang tewas adalah Haji Ramazan, pengusaha terkenal yang membangun Masjid Al Zahra.
Serangan tersebut terjadi pada saat Kabul sudah berada dalam tekanan setelah gelombang pemboman mematikan, yang memicu protes publik yang marah yang menyerukan pengunduran diri pemerintahan Presiden Ashraf Ghani karena negara tidak aman.
Pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan, ambulans Kabul telah membawa korban tewas dan korban luka ke rumah sakit.
Masjid Al Zahra, yang terletak di Kabul barat, digunakan oleh minoritas Syiah, yang telah menjadi sasaran pemboman bunuh diri di masa lalu.
Serangan terhadap masjid Syiah pada bulan November silam menewaskan lebih dari 30 orang. [Rusdiono Mukri]




















