Johannesburg, Gontornews — Sejumlah warga Afrika Selatan melancarkan protes di luar kantor penyelenggara kontes kecantikan Miss Afrika Selatan, Jum’at (19/11/2021). Mereka menuntut agara penyelenggaran tidak mengirimkan Miss Afrika ke pagelaran Miss Universe di Israel Desember mendatang.
“Kami memprotes karena organisasi Miss Afrika Selatan menolak untuk menarik, Lalela Mswane dari kontes Miss Universe dan memboikotnya,” kata Noor Ahmad dari Palestine Solidarity Aliance Youth League (PSAYL) kepada Anadolu.
Sebelumnya, Pemerintah Afrika Selatan menarik dukungan untuk Mswane karena keputusannya untuk ambil bagian dalam pagelaran Miss Universe Desember mendatang.
Sebagai informasi, Afrika Selatan menentang pendudukan Israel atas Palestina. Mereka pun tidak habis pikir mengapa Mswane tidak menggunakan hati nuraninya dengan lebih mengikuti pagelaran miss universe mendatang.
“Tujuan dari protes ini adalah untuk memberi tekanan pada organisasi Miss Afrika Selatan untuk memboikot kontes tersebut. Lalela belum pergi dari Afrika Selatan ke Israel. Jadi masih ada waktu baginya untuk mundur seraya organisasi Miss Afrika Selatan memboikot kontes tersebut,” seru Ahmad.
Dia mengatakan Afrika Selatan perlu mendukung seruan dari kalangan budayawan, akademisi, seniman dan bentuk-bentuk boikot lainnya terhadap Israel sebagai bagian dari solidaritas internasional untuk mengalahkan pendudukan Israel atas Palestina.
“Kami menyerukan kepada pemerintah untuk menarik nama Afrika Selatan agar tidak digunakan pada kontes (Miss Universe) mendatang di Israel,” kata putra tokoh Afrika Selatan Nelson Mandela, Zwelivelile Mandela.
Mandela mengingatkan negaranya untuk terus mendukung Palestina dalam segala bentuk perjuangan melawan apherteid. Afrika Selatan memiliki kewajiban untuk berdiri bersama mereka saat menghadapi penindasan brutal Israel. [Mohamad Deny Irawan]


















