Depok, Gontornews– Kebiasaan dari kecil tentu akan mengakar kuat hingga dewasa. Orangtua yang sejak awal konsisten mencontohkan kebaikan seperti suka bersedekah, akan lebih mudah mengajarkan anak agar gemar bersedekah.
Jika orangtua mendapati anaknya tengah sulit berbagi, orangtua perlu terus membimbing hingga sikapnya berubah lebih baik. Orangtua bisa melakukan pendekatan dengan saling berkomunikasi tatap muka, bercerita kisah keteladanan hal terkait, atau menasihati secara lemah lembut tanpa harus menghina anak, seperti pelit, nakal, atau lainnya.
Kemudian penting bagi orangtua untuk memberikan alasan atas segala sikap tegasnya ke anak. Contoh, anak harus suka berbagi atau bersedekah karena sabda Rasulullah SAW, “Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma,” Muttafaq ‘alaih. Dengan begitu, anak akan mengerti alasan atas sikap orangtuanya.
Dr Helmawati SE MPdI, kepada Gontornews.com menuturkan, “Bila orangtua hendak bersedekah, libatkan anak dengan memberikannya (uang/makanan), lalu biarkan anak yang bersedekah menggunakan tangannya sendiri.”
Dalam keseharian, ajarkan anak untuk saling berbagi (mainan/makanan) dengan saudaranya. “Pada saat kita meminta anak untuk berbagi, upayakan orangtua berkomunikasi dengan bahasa yang dipahami anak. Lalu diulang dua hingga tiga kali sampai anak benar-benar paham,” lanjut penulis buku, “Pengetahuan Pendidikan Bagi Keluarga” ini.
Teruslah tekankan bahwa tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah. “Selain itu seseorang yang ikhlas memberi, ia juga akan mendapatkan pahala dari Allah SWT,” pungkas Helma. <Edithya Miranti>





















