10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
24 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 26 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Ekonomi

Airbus A380: Inilah Akhir dari Mimpi Bernilai Miliaran Dolar

Airbus A380 terakhir telah dikirimkan kepada pembelinya. Pengiriman ini sekaligus mengakhiri program pembuatan A380.

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
18 December 2021
in Ekonomi
0
Dua warga Emirat berjalan menuju jet jumbo Airbus A380 Emirates yang dipamerkan di Dubai Air Show di Dubai. Foto: dw.com.

Hamburg, Gontornews – Pekan ini, Sir Tim Clark, presiden maskapai Emirates, bermaksud berada di Hamburg, Jerman, untuk menghadiri acara bersejarah — pengiriman terakhir Airbus A380. Pesawat ini merupakan pesawat yang ke-251 dari seri ini, dan yang terakhir dibuat.

Laman dw.com melansir, sebanyak 123 pesawat telah dipesan oleh operator dari Dubai itu. Tanpa pemesanan ini, program pembuatan A380 itu sudah ditutup bertahun-tahun yang lalu. Tapi, demi memenuhi pesanan Emirates, Airbus pada  2019 mengumumkan bahwa produksi A380 akan berakhir pada 2021.

Tapi Clark, 72 tahun, seorang legenda industri, tidak mudah memperoleh pesawat favoritnya. Tidak ada yang percaya sepenuh hati pada A380 seperti dia. Clark telah memperhitungkan sejak awal bahwa pesawat terbesar di dunia, dengan ruang hingga 615 penumpang dalam versi Emirates, dibuat khusus untuk model bisnisnya yang menghubungkan seluruh dunia — melalui Dubai.

Awalnya, dia bahkan melangkah lebih jauh dengan membuat mock-up kabin, yang dibangun dengan biaya maskapai sendiri, untuk menunjukkan kepada Airbus bahwa dimungkinkan untuk memasang dua mesin di depan dek atas, persis di tempat yang dia inginkan.

BACA JUGA

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Santripreneur 2026 Siapkan Santri Jadi Pengusaha Fesyen Berdaya

Duta Besar Indonesia untuk Kanada Dukung Roadshow Literasi Keuangan Syariah bagi Diaspora

BAZNAS dan MUI Beri Penghargaan bagi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Miskin

Lampaui Target, Program Kurban BAZNAS Sukses Angkat Perekonomian Mustahik

Baru kemudian Airbus dan produsen mesinnya menolak gagasan itu dan mengembangkan versi yang lebih baik dengan mesin yang lebih efisien. Empat mesin yang ‘haus’ inilah yang membuat A380 tidak ekonomis bagi sebagian besar operator.

Tidak ada perayaan

Clark tidak dapat merayakan pengiriman A380 terakhir dengan kemeriahan yang dia harapkan. Airbus menolak gagasan merayakan berakhirnya sebuah program. Apalagi situasi pandemi di Jerman saat ini tidak memungkinkan hal itu.

“Saya berkata kepada CEO Airbus Guillaume Faury: ‘Benda ini memiliki kehidupan dan kaki yang nyata bagi kami, ini bukan pemakaman, hanya yang terakhir dari pesawat besar ini’,” kata Clark kepada DW. “Dan kami akan menerbangkan A380 sebagai pesawat yang sangat kuat hingga pertengahan 2030-an, jadi kami punya waktu 14 hingga 15 tahun sebelum kami memensiunkannya.”

Tapi sekarang A380 terakhir akan dikirim begitu saja pada hari Kamis dari pabrik Airbus di Hamburg-Finkenwerder ke Dubai. Ini akan memberi Emirates total 118 pesawat A380 yang siap layanan, sekitar setengahnya saat ini ‘masih disimpan’ menunggu waktu yang tepat untuk industri penerbangan komersial.

Tampaknya pandemi menjadi kendala terakhir bagi pesawat raksasa. Selain berakhirnya program A380,  Boeing 747 juga akan menghentikan produksinya pada 2022 setelah lebih dari setengah abad.

Pesawat raksasa kembali menjadi mode?

Namun, pada musim gugur 2021, jumlah penumpang melonjak begitu cepat sehingga beberapa maskapai dengan cepat dapat mengerahkan armada A380 mereka. Pesawat-pesawat ini kemudian mampu memecahkan masalah kapasitas jangka pendek.

Ini memberi pesawat raksasa kesempatan baru untuk hidup. British Airways, misalnya, telah menerbangkan empat dari lusinan A380-nya sejak November. Singapore Airlines, yang telah menjadi bagian dari raksasa dunia pada tahun 2007, juga menempatkan beberapa pesawat terbesarnya kembali beroperasi di rute London-Sydney, di samping tujuan lainnya.

Sementara Qatar Airways menyatakan penyesalannya telah membeli A380. Perusahaan itu telah mengoperasikan 10 pesawat A380. Tetapi pada bulan Mei, CEO Qatar Airways Akbar Al Baker secara terbuka menyatakan: “Pembelian A380 merupakan kesalahan terbesar yang kami lakukan.”

“Kami mengandangkan A380 dan tidak pernah ingin menerbangkannya lagi, karena ini adalah pesawat yang sangat tidak efisien dalam bahan bakar dan emisi, dan saya tidak berpikir akan ada pasar untuk itu di masa mendatang,” tambahnya.

“Saya tahu penumpang menyukainya, ini pesawat yang sangat tenang dan cerdas, tetapi kerusakan yang ditimbulkannya terhadap lingkungan harus diprioritaskan dan bukan kenyamanannya,” tandasnya.

Tetapi setelah kekurangan pesawat yang muncul karena masalah dengan Airbus A350 yang lebih modern, CEO mengumumkan pada akhir September bahwa “untungnya kami tidak memiliki alternatif selain menerbangkan A380 lagi.” Maka sejak November lalu, lima raksasa abu-abu Qatar telah mengangkasa kembali.

Secara total, program A380 menelan biaya sekitar €30 miliar ($33,9 miliar) — dan sebagian besar uang itu berasal dari pembayar pajak Eropa. Tapi mengapa itu gagal, setidaknya dalam hal ekonomi?

“Kami dibutakan oleh produsen mesin,” kata John Leahy, penjual pesawat Airbus legendaris yang sekarang sudah pensiun, dalam sebuah wawancara, dirilis dw.com.

Produsen telah mengatakan mereka akan membuat sistem mesin yang lebih baik. Namun mesin tersebut dikembangkan secara diam-diam dan digunakan pertama kali pada 737 Dreamliner yang lebih kecil dan lebih efisien dari saingannya Boeing.

Di luar faktor-faktor tersebut, masalah utama yaitu penundaan yang lama untuk membawa A380 ke pasar. Penundaan ini dengan menyakitkan menunjukkan bagaimana mitra Airbus di Jerman dan Prancis tidak kompak. Mereka bekerja di tempat yang berbeda dan sistem TI yang tidak kompatibel.

SARS dan krisis keuangan

Ketika A380 akhirnya mulai beroperasi pada tahun 2008, waktu itu sangat disayangkan: pandemi SARS tahun 2002-2003 diikuti oleh krisis keuangan global yang menyebabkan jatuhnya permintaan untuk pesawat besar.

Pasar pada saat itu menuntut pesawat yang lebih kecil, lebih efisien yang mampu menerbangi rute jarak jauh nonstop yang ekonomis, bahkan dari bandara sekunder.

Boeing 787 dan Airbus A350 yang lebih kecil akhirnya menjadi pesawat yang menyediakan penerbangan langsung antara kota-kota seperti Düsseldorf dan Tokyo, atau Munich dan Bogota. Penumpang senang menghindari bandara-bandara yang ramai.

Pakar industri dan Airbus tetap yakin akan satu hal: Meskipun mengalami kegagalan ekonomi, upaya untuk membangun A380 tidak sepenuhnya sia-sia. Yang terpenting, Airbus telah dipaksa untuk bertindak sebagai entitas korporat untuk pertama kalinya, dan mereka memperoleh pengalaman yang berharga.

“Semua kegagalan A380 menjadikan A350 sebagai program pesawat terbaik yang pernah kami miliki,” kata John Leahy, yang pernah menjadi salesman paling senior di perusahaan itu.

Pabrikan akhirnya bisa menyingkirkan “banyak kerajaan kecil” di negara-negara mitra. Tetapi “menghabiskan €25 miliar atau €30 miliar untuk A380 hanya demi mendapatkan pengalaman itu sepertinya cara yang sangat tidak efisien,” kata Leahy.[]

Tags: AirbusPandemi
Share18Tweet12Send
Previous Post

Pemukim Israel Serang Desa-desa Palestina Setelah Pembunuhan di Tepi Barat

Next Post

Gubernur Kepri: Mualaf Butuh Pembinaan Agama Islam

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result