Batam, Gontornews — Istighotsah Bela Tauhid berlangsung di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (26/10). Kegiatan itu merupakan respon atas pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat. Aksi yang digelar selapas salat Jumat itu dihadiri ratusan orang.
Kibaran bendera berwarna putih dan hitam tampak menghiasi halaman depan Masjid Agung Batam (MAB). Meskipun terik matahari cukup menyengat kulit, para peserta justru semakin ramai berkumpul duduk di atas gelaran tikar yang telah disiapkan panitia.
Terlihat juga kaum perempuan yang duduk di anak tangga masjid. Tidak ketinggalan juga, anak-anak yang mengenakan topi bertulis kalimat tauhid.
“Esensinya kita hadir siap membela tauhid. Apakah antum siap membela tauhid sampai titik darah penghabisan?” kata Abu Gaza yang disambut takbir oleh seluruh peserta seperti dilansir Jawapos.com.
Gema takbir berkali-kali terdengar lantang mengiringi orasi yang disampaikan Abu Gaza. Kegiatan itu dilanjutkan dengan zikir bersama, melantunkan kalimat-kalimat pujian. Sepanjang zikir tersebut, para peserta tampak khusyuk mengikuti untaian kata dari Ketua Forum Ukhuah Isalamiah MUI Kota Batam Didi Suryadi.
Di sisi lain, petugas keamanan terlihat bersiaga mengiringi rangkaian acara. Kabagops Polresta Barelang Kompol Arwin A Wientama menyampaikan, jumlah personil dari yang hadir menjaga kelancaran istighotsah itu sebanyak 350 orang. Arwin melanjutkan, personil pengamanan juga di-backup oleh Polda Kepri dan Kodim 0316 Batam.





















