Awdheegle, Gontornews — Kelompok bersenjata Al-Shabab melakukan serangan ke pangkalan militer milik pemerintah di Awdheegle, Shabelle Bawah. Tidak ada jumlah pasti terhadap serangan yang menggunakan bom mobil tersebut.
Seorang Perwira Militer, Kapten Hussein Ali, menjelaskan sebuah pangkalan militer pemerintah di wilayah Shabelle Bawah Somalia telah diserang bom mobil dan tembakan.
Bom mobil itu meledak di luar pangkalan di Awdheegle, sebuah distrik pertanian di sepanjang Sungai Shabelle, 70 km barat daya Ibukota, Mogadishu.
“Pangkalan militer dikelilingi oleh karung pasir yang berat. Kedua bom mobil itu ditembakkan dan meledak di luar pangkalan itu,” katanya seperti yang dikutip Kantor Berita Reuters.
Ia juga mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada jumlah pasti mengenai korban tewas maupun luka. Namun pelaku bom dari kelompok al-Shabab tewas.
“Al-Shabab juga telah memutuskan beberapa telekomunikasi swasta.”
Sementara itu, Al-Shabab, kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaeda itu mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada Rabu (14/8) pagi.
Kelompok itu juga mengklaim telah berhasil membunuh 50 tentara dan dua orang kelompoknya tewas dalam serangan itu.
“Dua mujahidin mengendarai dua bom mobil, satu demi satu, memasuki pangkalan Somalia di distrik Awdhigle hari ini. Kami membunuh 50 tentara pemerintah dan membakar kendaraan mereka,” kata Abdiasis Abu Musab, Juru Bicara Operasi Militer kelompok itu.[Devi Lusianawati]






















