Mojokerto, Gontornews — Alumni Al-Azhar University Kairo, Mesir beberapa waktu lalu yakni 13-14 September 2024 tengah ramai menghadiri Multaqa Nasional Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) ke-8 di Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Mojokerto. Multaqa yang merupakan agenda rutin sebagai ajang berkumpulnya para intelektual Islam jebolan Universitas Al-Azhar as-Syarif Mesir tersebut tentunya sangat dinanti alumni setempat.
Kepada Gontornews.com, Suebatul Aslamiyah, peserta asal Semarang menjelaskan bahwa kegiatan ini penting untuk menyambung sanad keilmuan Al-Azhar dengan dihadiri oleh Rektor Universitas Al Azhar As-Syarif Mesir Prof Dr Salamah Daud. “Silaturahim phisicly itu lebih mampu mengikatkan emosional, meskipun telah banyak platfrom media seperti Zoom Meeting dan lainnya,” tekan Ebah, begitu sapaannya, alumnus Al-Azhar University Kairo tahun 2010 itu.
Ditambahkannya bahwa pada kesempatan tersebut turut ditekankan tentang penguatan peran alumni Al-Azhar University dalam masyarakat. Sebagaimana tema yang diusungnya yakni, “Peran Lembaga Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Ketahanan Sosial dan Mengukuhkan Harmoni Kehidupan“.
Hal itu pun jelas, seperti yang diucapkan Sekretaris Jenderal Haiah Kibar Ulama Al Azhar, Prof Dr Abbas Shouman sekaligus Ketua OIAA, bahwa jika Indonesia sudah memiliki kantor cabang, maka alumni itulah sebenar-benarnya cabang, maksudnya personalnya. Maka, pentingnya harmonisasi dan pemahaman agama yang relevan dengan zaman, dan yang menjadi proyek Al-Azhar University yaitu wasathiyatul Islam dan perdamaian antar sesama sebagaimana definisi Islam.
Grand Syekh Al-Azhar University bahkan juga pernah menjelaskan bahwasanya, Institusi Al-Azhar asy-Syarif yang mengibarkan panji mempersatukan kaum Muslimin dan tidak memilah membeda-bedakan antara satu madzhab dengan madzhab lainnya, yang berjuang untuk melawan atheisme, pembaratan, perusakan moral, pada hakikatnya tidak kikir pula untuk bekerja keras melakukan perlawanan terhadap penyimpangan ideologi tafkir yang tidak dikehendaki oleh mayoritas umat Islam, dahulu dan sekarang.
Hadir secara langsung dalam acara pembukaan tersebut Rektor Universitas Al Azhar As-Syarif Mesir dan Sekretaris Jenderal Haiah Kibar Ulama Al Azhar yang disambut langsung oleh Pembina UAC dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA beserta Rektor UAC Dr KH Mauhibur Rakhman Lc MIRKH selaku tuan rumah. Selain itu, turut hadir Ketua OIAA Indonesia TGB Dr M Zainul Majdi, serta Ketua OIAA Jawa Timur Dr Muhammad Al Barra Lc MHum. [Edithya Miranti]





















