Yogyakarta, Gontornews — Hujan deras disertai angin kencang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya. Akibat bencana alam tersebut sejumlah bangunan pun diterjang angin kencang dan longsor di sejumlah titik, pada Selasa (28/11) silam.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Pusdalops BPBD DIY, Selasa (28/11) pada pukul 13.00 WIB, angin kencang juga mengakibatkan puluhan pohon tumbang di beberapa kawasan.
Merespon bencana alam banjir dan longsor di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang menyebabkan kerugian materiil maupun nonmateriil hingga jatuhnya korban jiwa, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Yogyakarta membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC).
Ketua Koordinator AMM Kota Yogyakarta, Anang Amiruddin Nugroho, menjelaskan dibentuknya TRC berfungsi sebagai forum bagi organisasi otonom yang kegiatannya akan disertakan dengan Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Yogyakarta, dan Komando Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Muhammadiyah (KOKAM SAR) Kota Yogyakarta serta Lazis Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Tujuan kegiatan TRC AMM Kota Yogyakarta ini, imbuh Anang, untuk mendorong kepedulian, penjiwaan altruisme tentang kemanusiaan dalam diri kader di organisasi-organisasi otonom Kota Yogyakarta.
Menurutnya, terdapat beberapa titik longsor dan banjir yang telah diatasi TRC terutama di Kota Yogyakarta dan beberapa daerah di Bantul, Yogyakarta.
Kemudian pada hari Jumat (1/12) TRC membantu penanganan kasus bencana alam longsor yang menyebabkan beberapa Kepala Keluarga terpaksa harus diungsikan. Selain itu TRC juga membantu pendistribusian di daerah Wunut, Imogiri, Bantul yang aksesnya sempat terhambat dikarenakan putusnya jalur jalan.
Korlap TRC Wunut Ahsanul Fikri mengatakan, bantuan berupa pakaian pantas pakai, sembako, dan uang sumbangan dari para dermawan telah didistribusikan ke daerah Wunut, Imogiri, dan Bantul.
Dalam mendistribusikan bantuan tersebut TRC menggandeng tim Pramuka UAD untuk membantu dalam mendistribusikan bantuan. “Alhamdulillah bisa tersalurkan,” pungkasnya seperti dikutip muhammadiyah.or.id. [M Khaerul Muttaqien]




















