pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 14 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

AR Baswedan, Pembawa Surat Pengakuan Merdeka dari Mesir

Fathur Roji by Fathur Roji
19 March 2020
in Jejak
0
AR Baswedan, Pembawa Surat Pengakuan Merdeka dari Mesir

Jakarta, Gontornews — Di Hari Pahlawan, Pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Abdurrahman Rasyid Baswedan atau AR Baswedan.

Keputusan penganugerahan gelar pahlawan nasional itu termaktub dalam Keputusan Presiden Nomor 123/TK/2018. Keputusan itu ditandatangani Jokowi pada 6 November 2018 dengan pedoman Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

“Kami bersyukur pemerintah menganugerahkan itu dan ini amanat bagi kami semua meneruskan perjuangan,” kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Sosok AR Baswedan semasa hidupnya dikenal sebagai seorang nasionalis, jurnalis, pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, mubalig, dan sastrawan. Pada masa kemerdekaan, pria yang wafat pada 16 Maret 1986 itu pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

BACA JUGA

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

AR Baswedan yang lahir di Ampel pada 1908 itu juga sempat menjadi Wakil Menteri Muda Penerangan RI pada Kabinet Sjahrir. Selain itu ia diketahui pernah menjadi bagian dari Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), Anggota Parlemen, dan Anggota Dewan Konstituante.

Menurut putra AR Baswedan, Samhari Baswedan, ayahnya sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia di masa penjajahan Belanda, ia aktif menyatukan kelompok keturunan Arab. “Bapak berusaha meyakinkan bahwa mereka orang Indonesia karena lahir dan hidup di Indonesia,” ujarnya.

AR Baswedan juga berjuang di bidang politik, bersama Agus Salim, Nazir Pamuntjak, dan Moh Rasidin terbang ke Mesir untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan atas Indonesia. Mereka berhasil dan Mesir menjadi negara pertama yang mengakui Indonesia.

AR Baswedan membawa dokumen pengakuan tersebut kembali ke Indonesia. Namun saat itu Belanda menggempur. “Jadi dokumen dimasukkan bapak ke kaos kaki, di bawah telapaknya,” kata Samhari. Untungnya, prajurit tak menemukan dokumen itu sehingga ia bisa menyerahkannya kepada Amir Syarifuddin untuk diberikan kepada Soekarno.

Samhari mengatakan ayahnya melanjutkan perjuangan setelah kemerdekaan dengan bergabung bersama Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi). Setelahnya dia berkiprah sebagai Ketua Dewan Dakwah.

Sepulang dari Mesir, istrinya meninggal dunia, Juli 1948. Ia pun harus mengurus anak-anaknya sendiri. Untuk menghibur hatinya, anak-anaknya yang berada di Solo diboyong ke Ibukota dan tinggal  di  kantor  Administrasi  RI  di  Jalan  Wilis, kotabaru, Yogyakarta.

Baswedan  sendiri  dipinjami  rumah  oleh seorang  pengusaha  bernama  Haji  Bilal  dan tinggal  di  Taman  Yuwono  Yogyakarta.  Namun, kondisi Yogyakarta justru makin panas, hingga dilancarkannya  Agresi  Militer  Belanda  II Desember 1948.

Belanda masuk ke Yogyakarta dengan cepat.  Saat  itu  di  Gedung  Negara  sedang diadakan  sidang,  AR Baswedan  berada  juga  di tempat  itu.  Kepala  Staf  Angkatan  Perang  T.B. Simatupang kemudian datang dan merencanakan  gerilya.  Sementara AR Baswedan bergegas menuju ke RRI untuk siaran kepada pemerintah darurat RI yang berada di Sumatera yang dipimpin oleh Mr. Syafruddin Prawiranegara.

Dari  RRI,  AR Baswedan  pulang  ke  Jalan  Wilis, tetapi di sepanjang jalan ia terhalang akibat adanya pengeboman. Sesampai di kediamannya, tentara Belanda masuk ke rumahnya. Saat  itu  kekuatan  Belanda  yang  lengkap dengan tank disiapkan di lapangan SMA III Kotabaru, Yogyakarta.

Pasukan  Belanda  yang  masuk  ke  rumahnya adalah orang Ambon dan Timor. Rupanya mereka kasihan  melihat  anak-anak  AR Baswedan  yang banyak dan masih kecil-kecil. Hanya lemari bukunya yang diobrak-abrik. Rumahnya di Jalan Wilis,  Kotabaru,  tidak  aman  karena  sewaktu-waktu dapat menjadi sasaran pasukan Belanda.

AR Baswedan  lalu menghubungi  Moh Natsir, yang menyuruhnya agar menumpang pada kemenakan Natsir (pegawai PLN) di Jalan Jetis. Rumah itu kecil dan hanya bisa digunakan satu  kamar  sehingga  dipergunakan  untuk  tidur satu keluarga.

Tuhan menolong hidupnya karena saat itu kemenakan Moh. Natsir mengurusi koperasi PLN, antara lain punya persediaan beberapa karung  teh. AR Baswedan  pergi  tiap  hari  mencari pembeli pukul 06.00-10.00. Setelah jam itu, keadaan kota sangat sepi, tidak ada orang yang berjalan, sedangkan di setiap perempatan jalan Belanda menempatkan senapan mesin.

Pengalaman itu bagi anak-anaknya merupakan suatu hal yang amat menggembirakan. Karena pada saat itu PMI memesan satu karung teh pada Baswedan yang dibawanya dengan gerobak dan didorongnya sendiri ke kantor PMI. Hasil penjualan teh itu dapat dipergunakan untuk mencukupi makan anak-anaknya setiap hari.

“Walaupun pernah menjabat Menteri Muda Penerangan Republik Indonesia dan bahkan menjadi delegasi di Kairo untuk memperoleh dukungan untuk negara kita yang sukses itu  A.R Baswedan  masih  harus  menjalani penderitaan  lahir  dan  batin,”  dalam  buku biografi AR Baswedan Membangun Bangsa, Merajut Keindonesiaan (tulisan Suratmin & Didi Kwartanada, penerbit Gramedia).

Sampai  akhir  hayatnya,  AR Baswedan tinggal  menumpang  di  Yogyakarta.  Adapun mobil yang dimilikinya merupakan hadiah dari sahabatnya Adam Malik yang saat itu menjadi Wakil Presiden RI. Keyakinannya itu, ia menjadi seorang yang tabah, tangguh, dan tak mudah tergoyahkan, ia tetap optimis  akan  keberhasilan  cita-citanya.[Fathur]

 

 

Tags: ar baswedan
Share180Tweet113Send
Previous Post

Masjid Istiqlal Tidak akan Gelar Shalat Jumat Dua Pekan

Next Post

Masjid Laweyan, Masjid Tertua di Kota Solo

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

Feri Amsari Hadiri Bedah Buku ‘Politik Kaum Tertindas’

0
IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

0
ILKOM UNIDA Gontor Undang Praktisi Pemasaran Bahas AI Visibility

ILKOM UNIDA Gontor Undang Praktisi Pemasaran Bahas AI Visibility

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

0
AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

IQT UNIDA Gontor Pelajari Tafsir Kontemporer di Pusat Studi Al-Qur’an

13 October 2026
IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Dalami Epistemologi Al-Qur’an di Universitas PTIQ Jakarta

13 October 2026
AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

AFI UNIDA Gontor Perdalam Tasawuf di Raudlatul Muhibbin Surakarta

13 October 2026
Kuatkan Jejaring Akademik Tingkat Internasional, UNIDA Gontor Terima Kunjungan Universitas Malaya

Kuatkan Jejaring Akademik Tingkat Internasional, UNIDA Gontor Terima Kunjungan Universitas Malaya

13 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result