Riyadh, Gontornews — Arab Saudi mengonfirmasi tambahan dua kematian terkait COVID-19 pada hari Rabu (8/12), sehingga jumlah total kematian menjadi 8.849.
Kementerian Kesehatan Saudi, dirilis Arabnews.com, mengonfirmasi 46 kasus baru yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir, yang berarti 550.043 orang kini telah tertular penyakit tersebut. Dari total kasus tersebut, 29 masih dalam kondisi kritis.
Menurut kementerian, jumlah kasus tertinggi tercatat di ibukota Riyadh dengan 16 kasus, diikuti oleh Jeddah 10, sementara Tabuk, Mekkah dan Dhahran masing-masing mengonfirmasi dua kasus.
Kementerian kesehatan juga mengumumkan bahwa 64 pasien telah pulih dari COVID-19, sehingga jumlah total pemulihan di Kerajaan Saudi menjadi 539.205.
Lebih dari 47,8 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan sejak kampanye imunisasi Kerajaan dimulai. Lebih dari 22,7 juta orang telah divaksinasi lengkap.
Kota-kota di Saudi juga telah meningkatkan upaya untuk memantau kepatuhan masyarakat terhadap langkah-langkah kesehatan dan keselamatan.
Kotamadya Provinsi Timur melakukan 3.687 tur inspeksi pusat dan fasilitas komersial selama tiga hari terakhir. Pihak berwenang mencatat 211 pelanggaran dan menutup tiga bisnis karena tidak mematuhi tindakan pencegahan.
Kota Jeddah melakukan 6.081 tur dalam dua hari terakhir dan tim lapangan mengeluarkan denda kepada 32 gerai komersial dan menutup 10 lainnya karena melanggar protokol.
Pejabat juga telah meminta masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran kesehatan dengan menelepon ke nomor 940 atau menghubungi pihak berwenang melalui aplikasi Balady.
Pandemi virus corona telah mempengaruhi lebih dari 267 juta orang secara global dan jumlah kematian telah mencapai sekitar 5,29 juta.[]






















