Jeddah, Gontornews — Kementerian Kesehatan Arab Saudi mendesak siswa berusia 12-18 untuk mendaftar vaksinasi COVID-19. Sebab, Pemerintah Saudi hanya mengizinkan siswa yang sudah divaksin yang bisa mengikuti pembelajaran di sekolah ketika tahun ajaran baru dimulai.
Arabnews.com melansir, siswa harus menerima vaksin pertama sebelum 8 Agustus agar bisa mendapatkan vaksin kedua sebelum semester pertama tahun ajaran baru dimulai. Jarak waktu antara dua dosis vaksin tiga pekan.
Mereka dapat mendaftar vaksinasi melalui aplikasi Sehhaty atau Tawakkalna.
Kementerian juga mengatakan bahwa seperempat dari populasi Kerajaan Saudi telah divaksinasi sepenuhnya. Jumlah total orang yang telah divaksin di negara itu 28.033.852, termasuk 1.488.193 yang berusia lanjut.
Arab Saudi pada hari Selasa melaporkan 11 kematian terkait COVID-19, menjadikan jumlah kematian menjadi 8.270.
Sementara itu jumlah kasus baru virus yang dilaporkan ada 1.075. Angka ini meningkatkan jumlah total infeksi menjadi 528.952. Sebanyak 10.575 kasus aktif, dan 1.433 di antaranya kritis.
Dari kasus baru yang tercatat, 209 berada di Mekkah, 188 di Provinsi Timur, 184 di Riyadh, dan 70 di Madinah.
Sedangkan jumlah yang berhasil disembuhkan ada 1.113 kasus, sehingga total menjadi 510.107.
Arab Saudi sejauh ini telah melakukan lebih dari 25,33 juta tes PCR, dan 110.254 dilakukan dalam 24 jam terakhir. []





















