Jakarta, Gontornews — Kementerian Agama (Kemenag) RI tengah menyiapkan usulan sekaligus kajiannya untuk menambah satu Direktorat Jenderal yang khusus menangani Pesantren.
Menteri Agama,Yaqut Cholil Qoumas saat silaturahmi daring dengan pengurus Yayasan Daarul Qur’an, Selasa (3/8/2021) menyebut ada sekitar 52 ribu pesantren binaan Kemenag. Sementera anggaran yang disiapkan hanya sedikit untuk pesantren yakni kurang lebih 500 M setiap tahunnya.
“Diharapkan dengan terbentuknya Direktorat Jenderal Pesantren, maka pesantren akan mendapat afirmasi yang layak,” jelas Menag dikutip pada laman resmi Kemenag, Rabu (4/8/2021).
Pada pertemuan ini juga membahas peningkatan kemandirian pesantren salah satunya dengan pengembangan ekonomi pesantren. Program ini sebagai amanah dari Undang-Undang (UU) Pesantren dan Menag berharap pada 2024, ada 5.000 pesantren mandiri yang dapat menghidupkan dirinya sendiri dan menghidupkan ekonomi di lingkungan pesantren.
“Ketika kami berdiskusi dengan Presiden, salah satu mandatori utama dari Kemenag adalah melaksanakan UU Pesantren. Artinya bukan hanya dari sisi dakwah pesantren ini tapi juga dari sisi ekonominya sehingga pesantren didorong untuk bisa mandiri,” harap Menag. [fathur]





















