London, Gontornews — Hubungan AS dengan Sudan telah kembali normal, menurut juru bicara kedutaan di Khartoum sebagaimana dirilis Arabnews.com.
Amber Baskett, Kuasa Usaha di kedutaan Amerika di ibukota Sudan, membenarkan keputusan itu datang sebagai hasil dari pencapaian pemerintah transisi sementara.
Menteri Luar Negeri Sudan Maryam Al-Sadiq, yang menjamu Baskett pada hari Senin, menyambut baik langkah Amerika, yang menurutnya pantas untuk kemajuan yang telah dibuat negara itu sejak penggulingan Omar Bashir pada 2019.
Dia menambahkan bahwa keputusan AS akan mendukung upaya transisi demokrasi Sudan dan mengatasi tantangannya.
Hubungan Amerika Serikat dengan Sudan telah meningkat sejak 2019, dan termasuk penghapusan negara Afrika itu dari daftar negara sponsor terorisme AS pada 2020. []




















