Wina, Gontornews — Kementerian Luar Negeri Austria pada hari Ahad (21/8) memanggil perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov.
Kementerian itu bereaksi terhadap tweet Ulyanov yang ditafsirkan oleh banyak orang sebagai seruan untuk melenyapkan warga Ukraina. Diplomat Rusia menulis “Tidak ada belas kasihan bagi penduduk Ukraina!” di bawah tweet Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang berterima kasih kepada AS atas paket senjata terbaru.
Ulyanov kemudian menghapus postingannya dan menyatakan bahwa isinya telah disalahartikan.
Namun, Kementerian Luar Negeri Austria mengatakan bahwa mereka marah dengan pernyataan Ulyanov yang tidak manusiawi dan “dengan upayanya untuk merelatifkan apa yang tidak dapat direlatifkan.”
“Kami mendukung kebebasan berekspresi. Tetapi kami juga bebas untuk mengambil sikap tegas terhadap pernyataan yang menghasut seperti itu,” tulis kementerian itu di Twitter sebagaimana dirilis dw.com.
Pejabat Ukraina telah meminta Austria untuk mengusir Ulyanov.[]























