Jakarta, Gontornews — Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) lembaga beasiswa kini kembali memberikan peluang beasiswa bagi mahasiswa S1/S2/S3. Dilansir baznas.go.id disebutkan pendaftaran peluang beasiswa ini dimulai sejak 15 Agustus – 15 September 2019.
Ketentuan umum pendaftar dalam beasiswa ini adalah satu, mahasiswa S1/S2/S3 yang sedang menyelesaikan skripsi/tesis/disertasi pada tahun 2019. Dua, proposal penelitian telah disetujui oleh pihak kampus. Tiga, tema skripsi/tesis/disertasi/ yang diprioritaskan seperti, kajian implementasi IZN (Indeks Zakat Nasional), kajian implementasi IDZ (Indeks Desa Zakat), dan kajian dampak penyaluran zakat terhadap mustahik menggunakan model Cibest maupun indeks kemiskinan dan kesenjangan lainnya.
Selain itu tema lain yang diprioritaskan adalah kajian dampak zakat terhadap kesejahteraan masyarakat dan SDGs, Kajian fiqih zakat kontemporer (zakat perusahaan, e-commerce, dll), sosiologi dan pemberdayaan masyarakat berbasis zakat, kebijakan dan strategi optimalisasi penghimpunan zakat, literasi zakat dan pemahaman publik tentang zakat, dan topik-topik lain yang relevan dengan pembangunan zakat nasional dan internasional.
Keempat, hak cipta hasil penelitian tetap berada pada peneliti dan kampus. Akan tetapi Baznas diberikan hak untuk mempublikasikan sebagian atau seluruh hasil skripsi/tesis/disertasi dan menggunakan hasil penelitian itu untuk kepentingan pembangunan zakatnasional dengan tetap memperhatikan etika ilmiah dan bebas dari unsur kejahatan akademik.
Seleksi proposal riset dimulai 16 September – 27 Oktober 2019. Sedangkan pengumuman penerima beasiswa pada 28 Oktober 2019. Bagi yang berminat bisa langsung mendaftar ke bit.Iy/DanaRisetBAZNAS2019. Nominal bantuan dana riset Baznas 2019 yang akan diterima yakni S1 sebesar Rp 4 juta, S2 sebesar Rp 7 juta, S3 sebesar Rp 10 juta.
Informasi lengkap terkait hal di atas bisa langsung menghubungi nomor 021 390 4555 atau bisa cek website www.baznas.go.id, facebook badanamilzakat. Tim penilai dari tim internal Baznas kemeristekdikti, dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. <Edithya Miranti>























