Mekkah, Gontornews — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesi mendsikusikan tentang renovasi Mina, Senin (19/8). Diksusi ini dilakukan demi meningkatkan kualitas manasik jamaah haji asal Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
“Saudi salah satunya merencanakan soal pemugaran gunung di Mina yang berdekatan dengan Mina Jadid untuk bisa digunakan oleh Indonesia,” tutur Ketua PPIH Arab Saudi, Endang Djumali, sebagaimana dilansir kemenag.go.id.
“Saudi juga memberikan tempat yang biasa dipakai negara-negara di Afrika agar dapat digunakan jama’ah haji Indonesia secara khusus,” tambah Djumali.
Otoritas pemerintah Saudi, kabarnya, tengah merancang sebuah workshop untuk menyusun fatwa manasik. Rencananya, workshop ini akan melibatkan Syeikh Saudi, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia serta pemangku kepentingan yang bertugas untuk meningkatkan kualitas layanan haji asal Indonesia.
“Rencana ini akan dimulai langsung setelah musim haji berakhir, yaitu bulan Oktober atau November,” kata Endang.
“Ini sejalan dengan arahan Menteri Agama Lukman untuk mencanangkan peningkatan kualitas manasik jemaah pada penyelenggaraan haji 1441H,” tuturnya.
Lebih lanjut, endang juga mengatakan bahwa pemerintah Saudi memberikan penawaran tambahan kuota haji bagi Indonesia hingga mencapai 250.000 jama’ah haji atau 19.000 lebih banyak ketimbang kuota haji pada tahun 2019 sebesar 231.000 jama’ah haji. Namun, penambahan kuota tersebut akan terealisasi jika perbaikan dan penambahan ruang bagi jama’ah di Mina telah selesai.
Endang menambahkan, pihak Saudi juga memberikan penawaran tambahan kuota haji Indonesia hingga mencapai 250 ribu. Namun, penambahan kuota haji baru akan Terealisasi setelah perbaikan dan penambahan ruang bagi jemaah di Mina.
“Mewakili Pemerintah, Menag mengikhtiarkan perbaikan di Mina sejak lima tahun terakhir. Semoga ini bisa segera direalisasikan,” jelas Endang.
Sejak menjadi Amirul Hajj selama enam periode berturut-turut, Menag terus menyuarakan perbaikan fasilitas di Mina. Tidak hanya itu, Lukman juga sempat meminta kepada otoritas haji setempat agar menambah daya tampung tenda-tenda dan toilet di Mina, terkhusus, bagi jama’ah haji asal Indonesia.
Bak gayung bersambut, Gubernur Mekkah pun merespon dengan positif. Mereka bahkan telah membentuk sebuah lembaga atau dewan khusus proyek Mina dan Arafah. Kabarnya, dewan tersebut dipimpin langsung oleh putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman. [Mohamad Deny Irawan]























