Yerusalem, Gontornews — Puluhan paket pangan disalurkan Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama mitranya untuk penduduk Yerusalem. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung kehidupan warga Palestina di tengah pembatasan gerak yang semakin diperketat oleh otoritas Israel selama pandemi Covid-19.
Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT menerangkan, bantuan paket pangan di awal Ramadan mendukung masyarakat prasejahtera di Yerusalem agar tetap semangat dalam menyambut bulan suci.
“Kami berharap paket pangan ini menjadi penyambung silaturahmi di awal Ramadan dengan masyarakat Yersusalem. Sekaligus mendukung kesediaan pangan masyarakat Yerusalem yang semakin terbatas geraknya,” kata Said dilansir dari laman ACTNews, Selasa (28/4).
Pasokan paket pangan dari Indonesia Humanitarian Center itu dikemas dan diantarkan langsung kepada para penerima manfaat. Pembatasan Covid-19 oleh otoritas Israel juga berdampak ke sektor pekerjaan masyarakat Palestina. Pembatasan gerak yang ketat membuat masyarakat Palestina tidak dapat melewati cek poin Israel.
Sebelumnya, Indonesia Humanitarian Center juga memasok pangan bagi ratusan keluarga di Gaza menjelang Ramadhan. Jomah Al Najjar, mitra ACT di Gaza, mengungkapkan saat ini Gaza sedang dalam kondisi sulit akibat wabah Covid-19. Banyak orang yang pada akhirnya tidak memiliki pekerjaan akibat mewabahnya virus ini. Ia berterima kasih dengan hadirnya bantuan pangan untuk warga Gaza selama Ramadhan.
“Kita sangat bahagia dengan Ramadhan. Semoga Ramadhan ini membawa kebaikan untuk kalian yang berada di ACT dan orang-orang Indonesia yang telah mendukung semua negara, termasuk Palestina. Dan memang penerima manfaat ini adalah orang-orang yang sangat membutuhkan makanan, jadi pendistribusian ini sangat membantu mereka, terutama di Ramadhan ini,” ujar Jomah. []






















