Ambon, Gontornews – Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, hal itulah yang dirasakan Dery, pedagang peci musiman di Kota Ambon, Maluku.
Dery mengaku, penjualan peci dagangannya mengalami kenaikan yang signifikan selama Bulan Ramadhan ini. Hal itu ia rasakan sejak awal Bulan Ramadhan
“Naik jika dibandingkan dengan hari biasa,” aku Dery yang menjajakan dagangannya di depan Masjid Raya Al Fatah Ambon, Ahad (12/5).
Dery menjelaskan, peci yang dijajakannya tersebut, memiliki motif yang beragam, mulai dari peci hitam, peci model Malaysia, Turki hingga peci khusus Haji.
“Harga tiap peci beragam, mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu,” jelasnya seperti dikutip antara.
Untuk model yang diminati, lanjut Dery, masih peci hitam atau peci nasional.
Senada dengan itu, Hasan, pedagang peci lainnya juga mengaku, omset yang ia peroleh di bulan Ramadhan lebih tinggi dibanding dengan hari-hari biasa.
“Omset per hari bisa sampai Rp 500 ribu, terlebih jelang Hari Raya (Idul Fitri),” akunya.
Meski demikian, ia tidak lantas menaikkan harga peci selama bulan Ramadhan. Harga peci sama dengan harga saat ia berjualan di hari-hari biasa. Menurutnya, kebanyakan pembeli pecinya itu saat sebelum dan sesudah shalat tarawih.
“Bagi saya yang penting cukup untuk persiapan lebaran,” katanya.
Selain menjual peci, ia juga menjual barang-barang penunjang beribadah seperti baju koko, mukena, surban, sarung dan parfum dari Arab.[Devi Lusianawati]





















