10
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 11 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Bumi Bulat vs Bumi Datar?

Oleh Dedi Junaedi, Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
25 March 2018
in Sains
0
Bumi Bulat vs Bumi Datar?

Michael J Hughes kecewa berat. Roket rancangannya gagal meluncur dari Mojave Desert, Amboy, California (3/2/2018) karena ada kesalahan teknis. Padahal, veteran supir Limousine  itu berambisi membuktikan bumi datar, sekaligus mematahkan argumen NASA maupun pendukung teori bumi bulat.

“Aku mengecewakan semua orang. Kali ini, kembali gagal mempecundangi NASA,” ungkap veteran pendukung bumi datar (flat-earther) berusia 61 tahun. Ini bukan percobaan pertama Mike Hughes ‘Gila’. Akhir tahun lalu dia sudah berencana meluncurkan roket Research Flat Earth di lokasi tersebut. Roket urung meluncur karena tidak mendapat izin dari pihak otoritas.

Roket yang dibangun Mike Hughes itu tidak seluruhnya berasal dari komponen baru, melainkan dari kumpulan komponen-komponen bekas. Tahun 2014, roket Mike Hughes sempat meluncur ke langit, namun menukik jatuh. Beruntung ia selamat.

Saat percobaan Sabtu (3/2/2018) gagal, Mike Hughes sempat emosional. Beberapa penonton pun meneriakkan kata-kata untuk menghibur. “Kau sudah melakukan yang terbaik,” ujar seorang pria. Dua gadis muda mendekati Mike dan memeluknya erat-erat. “Kami mencintaimu. beberapa hal (yang tidak diinginkan) kerap terjadi. Tidak apa-apa,” kata mereka.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Kaidah illmu pengetahuan modern mengajarkan, bumi berbentuk bulat seperti bola. Tetapi, belakangan, wacana bumi datar  kembali menghangat di jagat dunia maya. Banyak portal dan situs web mengkampanyekannya, di dalam maupun luar negeri.  Sebuah konferensi mengenai bumi datar digelar di North Carolina, Amerika Serikat, Namanya Flat Earth International Conference (FEIC), berlangsung 9-10 November 2017.

Menurut Live Science, sejumlah pembicara  pengikut paham bumi datar hadir.  Antara lain Darryle Marble yang berupaya membuktikan bumi itu tidak bundar. Ada pula Mark Sargent, kreator webseries di YouTube yang berjudul Flat Earth Clues. Ia  percaya bahwa Bumi sebenarnya berbentuk kubah besar, seperti yang ditampilkan di film Truman Show. Diageni  Kryptoz Media, konferensi ini  berargumen bahwa saintisme merupakan agenda yang dibuat untuk menjauhkan manusia dari Tuhan. Bumi bulat disebut kental dengan  trik NASA serta hegemoni kepentingan elite dunia. Konferensi ini juga membahasa tema NASA dan Kebohongan Luar Angkasa serta Bumi Datar  Dalam Metode Ilmiah.

Ketua LAPAN, Prof  Dr Thomas Djamaluddin, berpendapat bahwa sumber utama “dongeng Bumi Datar” (Flat Earth) adalah ketidakfahaman akan gravitasi. Konsekuensi adanya gravitasi adalah bulatnya bumi (karena gravitasi dirinya saat pembentukan tata surya), adanya planet-planet yang mengorbit matahari, adanya bulan dan satelit yang mengorbit bumi, terjaganya air laut dan seisi bumi tetap berada di permukaan bumi, terjaganya atmosfer sehingga manusia bisa bernafas dan pesawat bisa terbang dengan gaya aerodinamis, dan sekian banyak lagi fenomena ilmiah lainnya, ‘’Peristiwa gerhana bulan dan gerhana matahari membuktikan bumi itu bulat. Ayo belajar fisika agar tidak tertipu dengan dongeng,” jelas Ketua LAPAN.

Menurut fisikawan Stanley Weinberg dan  G. Magrane dalam makalah The Flat-Earth/Round Earth Controversy (SPAEA, 1986), pandangan bumi datar dan bumi bulat memang ada pendukungnya. Dari zaman kuno setiap konsep memiliki pendukungnya. Bangsa Sumeria, Babilonia, orang Mesir kuno,  Ibrani awal, dan kebanyakan orang Yunani percaya pada bumi yang datar. Beberapa ilmuwan Yunani kuno, begitu juga banyak aktivis gereja seperti  Origen, Venerable Bede, Albertus Magus, dan St. Thomas-Aquinas mendukung bumi bulat.  Tetapi,  mulai akhir abad pertengahan dan awal zaman modern muncul pandangan lain.  Roger Bacon, Copernicus, Galileo, Columbus, dan Magellan misalnya sudah berpendapat bahwa bumi itu bulat.

Gerakan bumi datar modern didirikan di Inggris sekitar tahun 1850 oleh Samuel Birley Rowbotham. William Carpenter dan Charles Johnson melanjutkan gerakan tersebut. Johnson mengarahkan International Direct Earth Research Society di Lancaster, California. Kelompok datar lainnya adalah Gereja Apostolik Katolik Kristen di Sion, Illinois, yang dipimpin oleh John Alexander Dowie dan William Glenn Voliva, selama bertahun-tahun, bumi  datar  menjadi doktrin dasar gereja.

Pada 1956, warga Inggris  Samuel Shenton mendirikan International Flat Earth Research Society. Targetnya menjangkau anak-anak sebelum mereka terlanjur percaya bahwa Bumi itu bulat. Setelah Shenton meninggal (1971),  Charles K. Johnson, warga California, memimpin gerakan. Dan, sejak 2010, Daniel Shenton membangkitkan kembali organisasi Flat Earth Society di internet.

Sepintas, kedua konsep bumi datar dan bumi bulat  sama-sama masuk akal. Menurut  Stanley Weinberg,  kedua konsep tersebut memungkinkan gerhana diprediksi secara akurat. Prediksi mungkin terjadi, bagaimanapun, karena gerhana terjadi pada interval reguler. Pencatatan yang akurat memungkinkan kedua kelompok dapat menentukan interval ini.

Bumi Datar

Konsep bumi datar menegaskan bahwa bumi itu seperti rekaman fonograf. Kutub Utara ada di tengahnya. Di  bagian pinggirnya ada dinding es setinggi 150 kaki yang belum pernah diseberangi. Dinding es ini adalah selatan, tetapi bukan kutub Selatan. Khatulistiwa adalah lingkaran setengah jalan antara Kutub Utara dan Tembok Es Selatan.

Penganut bumi datar mengajukan sejumlah argument. Antara lain:  sesuai  ayat-ayat  Alkitab; permukaan bumi tampak rata dari ketinggian; permukaan air rata; tidak ada gravitasi; keliling bumi berbeda antara lintang selatan lintang utara; program luar angkasa, termasuk pendaratan di bulan, adalah penipuan; pesawat ulang-alik adalah  lelucon; Proyek Apollo  adalah skenario Hollywood dengan sutradara Arthur C. Clarke, penulis fiksi ilmiah terkenal.

Selain itu, mereka menyebut, pada gerhana bulan tertentu, baik bulan maupun matahari terlihat di atas cakrawala. Dengan demikian, bumi tidak bisa menjadi badan bulat yang diposisikan antara matahari dan bulan. Sementara William Carpenter mengaku punya seratus bukti bahwa bumi bukan globe.

Kaum bumi datar menyambut baik tesis kontroversial Amira Kharroubi, mahasiswa doktoral  University of Sfax, Tunisia. Dalam karya berjudul The flat, Geocentric Model of the Earth, Arguments and Impact of Climate and Paleoclimactic Studies, dia menyimpulkan: bumi datar, tidak bergerak, berusia muda (hanya 13.500 tahun), dan menjadi pusat alam semesta. Lebih jauh, dia secara eksplisit menolak teori fisika Newton dan Einstein, astronomi Copernicus dan Kepler, kosmologi Big Bang, model utama aktivitas atmosfer dan geologi, dan sebagian besar prinsip klimatologi modern.

Bumi Bulat

Sementara itu, penganut paham bumi bulat tak mau kalah mengajukan agumentasi.  Bila bumi  datar, jelas Weinberg, benda di langit harus terlihat pada saat bersamaan dari semua bagian permukaan. Faktanya  tidak demikian. Misalnya, bintang di sekitar kutub tidak pernah terlihat di garis lintang rendah pada belahan bumi bagian selatan.

Fisikawan itu menjelaskan, pada siang hari, matahari dapat diamati dari titik yang berbeda.  Sepanjang  garis bujur yang sama, matahari  terlihat pada sudut  berbeda dari titik yang berbeda. Ini tidak akan terjadi jika  bumi datar.  Waktu di mana matahari terbit dan terbenam, kemudian terbit dan terbenamnya bintang, dan gerhana terlihat terjadi berbeda pada garis bujur yang berbeda. “Ini membuktikan itu bumi bulat, bukan rata/datar,” tegasnya.

Magrane menambahkan, kelengkungan permukaan bumi tampak  jjelas pada foto yang terbuat dari luar angkasa. Bumi tidak memiliki bagian atas atau bawah. ‘Atas’ dan “bawah’  ada berdasarkan gravitasi. Di antara bumi dan bulan ada  titik dimana tarikan gravitasi bumi dan bulan sama. Di sini tidak ada gravitasi, sehingga astronot mengalami ketidakberdayaan. Di alam semesta, luar system matahari,  tak ada pusat gravitasi; maka tak ada juga ‘atas’ atau ‘bawah’.

Fenomena bumi bulat  dapat dilihat pada khatulistiwa dan gerhana. Khatulistiwa  parallel dengan  garis lintang  lurus di permukaan bumi. Mereka, bukan lekukan seperti  konsep bumi datar, tetapi melengkung  dalam tiga  dimensi , membuktikan bumi bulat.  Bukti lain, saat sebuah kapal bergerak menjauhi  pengamat, ia menghilang di bawah lambung horizon.

Dalam gerhana total bulan, matahari selalu berada di bawah cakrawala. Gerhana disebabkan oleh bayangan bumi bulat yang benar-benar menutupi bulan. Dalam sebagian gerhana matahari mungkin sebagian terlihat. Dalam acara ini bayangan bumi di bulan terlihat memiliki tepi yang melengkung.

Sementara itu,  kutub Selatan, yang dinihilkan kaum bumi datar, telah ditemukan  oleh penjelajah dan ekspedisi Antartika. Pada kawasan ini, matahari lebih rendah di langit daripada di tempat lain. Kutub Selatan adalah titik paling selatan, tidak ada dinding es yang membatasi horizon bumi, tegas Weinberg.

Dedi Junaedi

Tags: Bumi BulatBumi Datar
Share123Tweet77Send
Previous Post

Mengolah Emas

Next Post

Penerbangan Perdana India-Israel di Atas Wilayah Saudi Membuat Marah El Al

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result