Jakarta, Gontornews — Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 415 menjadi 9.511 orang. Yang meninggal bertambah 8 menjadi 773 orang.
Sementara yang sembuh bertambah sehingga totalnya 103 menjadi 1.254 orang. Pasien dinyatakan sembuh jika diperiksa PCR dua kali hasilnya negatif.
“Kasus positif bertambah sehingga total ada kasus positif,” ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam press conference di BNPB, Selasa (28/4/2020).
Achmad Yurianto menambahkan, sampai saat ini ada 213.644 ODP dan 20.424 PDP di 34 provinsi dan 297 kab/kota. Ada ratusan RS di seluruh Indonesia dengan lebih 10.000 tempat tidur. Ada dua provinsi dan 22 kab/kota menerapkan PSBB.
Dia melaporkan, sudah 48 lab operasional untuk PCR real time. Sudah diperiksa 79.618 ribu dari sekitar 62.544 orang. Yang positif 9.511 orang, yang Sembuh 1.2541 dan yang meninggal 773 orang. Dia berharap; “ke depan akan dapat lebih banyak lagi specimen yang diperiksa setiap hari.”
Jubir satgas Covid-19 menjelaskan, pasien sembuh terbesar berasal dari DKI 363 orang. Berikutnya dari Jatim 144 orang, Sulsel 108 orang, Jabar 103 Jateng 89 orang, dan Bali 75. Total dengan provinsi lain 1.151 orang yang sembuh dari Covid-19.
Pemicu kematian pasien Covid-19, jelas Jubir Satgas, adalah hipertensi, diabetes, kemudian penyakit jantung dan paru-paru menahun.
Achmad Yurianto meminta masyarakat tetap menjaga jarak aman dua meter, dan beraktivitas seperti kerja dan ibadah di rumah. Konsultasi medis tidak harus datang. Tapi menggunakan aplikasi telemedisin. [dj]




















