Bekasi, Gontornews — Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Jatiasih, Bekasi, berkolaborasi dengan kelompok PKK, Dharma Wanita, KUA, BKMM, IDMI, Prima DMI, dan DKM Masjid Al-Badriyah menyelenggarakan Gema Muharram 1445H dalam bentuk Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim pada Ahad, 13 Agustus 2023 di Masjid Al-Badriyah Perumahan Pondok Gede Permai Jatiasih Kota Bekasi.
Tampak hadir dalam Gema Muharram 1445H ini, penceramah agama KH Sopyan Siroj dan KH Fauzan Baihaqi Inayatullah (FBI). Hadir juga Plt Walikota Bekasi Dr Tri Adiyanto, Camat Kecamatan Jatiasih Azhari, ST, MM, Ketua DMI Kota Bekasi Dr H Jaja Jaelani MM, Ketua DMI Jatiasih Ustadz Uje Dimyati.
Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Bekasi Tri Ardiyanto mengatakan, bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah shalat saja melainkan untuk dimakmurkan dengan kegiatan yang lain. Seperti pemberdayaan ekonomi jamaah masjid.
“Masjid dibangun untuk dimakmurkan, pemerintah buat program koperasi syariah, koperasi berbasis masjid. Masjid bukan hanya tempat belajar, tapi untuk kebangkitan ekonomi. Bisa memberdayakan UMKM, NIB sekarang sudah gratis, sertifikasi halal juga sudah difasilitasi Kemenag,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Tri juga menambahkan, dirinya berharap al-Qur’an bisa menjadi pedoman hidup anak-anak. “Kita juga akan membuat surat edaran, terkait kebijakan untuk anak SD dan SMP tidak diperbolehkan membawa handphone. Kita harus dampingi anak-anak kita, karena mereka masa depan kita, masa depan keluarga,” ujarnya.
Dua puluh tahun lalu, imbuh Tri, masjid-masjid makmur, masih banyak anak di waktu Maghrib sampai Isya berada di masjid. “Kami bersyukur jika ada masjid punya halaman, biarkan untuk bermain anak-anak. Mereka bisa mengekspresikan diri, membiasakan diri di masjid dan ikut shalat berjamaah,” paparnya.
Sementara itu, Camat Jatiasih Ashari, ST, MM menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Jatiasih memastikan bahwa fakir miskin dan yatim dipelihara oleh negara. Karenanya kolaborasi antara BAZNAS dengan organisasi untuk memastikan bahwa anak-anak miskin, terlantar, yatim, dipelihara negara.
Pak Camat juga menyinggung soal program pembangunan tanggul kali Bekasi, yang tujuannya untuk menghalau banjir yang sering terjadi, termasuk di Masjid al-Badriyah ini. “Hari ini program tanggul sedang dalam pengerjaan. Semoga pembangunan tanggul segera selesai sehingga bisa dinikmati bersama oleh masyarakat,” paparnya.
Ketua Panitia Gema Muharram 1445H yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia Kecamatan Jatiasih Ustadz H. Dimyati Uje, menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi para donatur yang telah mendukung kegiatan santunan anak yatim ini.
“Terima kasih kepada BAZNAS yang telah menyantuni 150 anak yatim plus bingkisan. Terima kasih kepada para donatur dan siapa saja yang telah mendukung kegiatan Gema Muharram 1445 ini. Semoga semua ini dipandang Allah sebagai amalan shaleh yang memberatkan timbangan kita di hari akhir nanti. Terima kasih atas kerjasamanya, hanya Allah yang bisa membalas semuanya,” tuturnya. [Fath]



















