Jakarta, Gontornews–Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan anggota KSPI akan menggelar ikut dalam aksi nasional pada 25 November 2016. KSPI siap mendukung aksi yang menuntut proses hukum penistaan al-Qur’an dan ulama oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.
“Kami memang merencanakan mogok nasional pada tanggal 25 November, dan turun ke jalan bersama dengan Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI,” kata Said Iqbal di Jakarta, seperti dilansir dari antara Senin (14/11).
Menurut Iqbal, aksi akan diikuti jutaan buruh anggota KSPI di sejumlah wilayah di Indonesia. Anggota KSPI, menurutnya ada sekitar 1,7 juta buruh di 31 provinsi.
“Aksi ini sudah disosialisasikan kepada mereka. Jadi nanti tanggal 25 November, mereka tidak akan bekerja,” terangnya.
Iqbal mengungkapkan aksi tersebut hanya akan mengikutsertakan buruh di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
“Mogok nasional akan melibatkan seluruh buruh, tapi saat turun ke jalan yang datang dari Jabodetabek. Yang lain akan melakukan aksinya di daerah masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, aksi ini berkaitan dengan arogansi kekuasaan dan kekuatan pemodal dalam kasus penistaan agama oleh Ahok. Sebelumnya dikabarkan akan ada aksi damai ke 3 pada 25 November 2016, guna menuntut penegakan hukum atas dugaan penistaan agama oleh Ahok.
Dibanding aksi sebelumnya pada 4 November, aksi ini akan lebih besar besar karena diikuti masa dari berbagai daerah. [Ahmad Muhajir]




















