pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 30 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Efek Manis dari Covid-19 untuk Bisnis Tanaman Hias

Sari Budiarti Dosen Prodi Manajemen Bisnis Syariah, Institut Ummul Qurro Al-Islami Bogor

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
4 September 2021
in Kolom
0
Efek Manis dari Covid-19 untuk Bisnis Tanaman Hias

Sudah hampir satu tahun kasus positif Covid-19 memenuhi wacana berita setiap harinya di media massa, dampaknya pun sungguh luar biasa menerjang di berbagai negara khususnya di negara Indonesia. Dari data kemeterian ketanagakerjaan (Kemnaker) per tanggal 7 Agustus 2021 pekerja yang di PHK tercatat sebanyak 538.305 orang, kemudian dari data Badan Ketenagakerjaan Jaminan Sosial (BPJS) mencatat pada tanggal 18 Agustus 2021 sebanyak 4,4 Juta Orang keluar dari kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan, penyebab keluarnya para peserta BPJS tersebut sebagai dampak “pahit” pandemi covid-19 terhadap perusahaan tempat mereka bekerja.

Hal ini menjadi salah satu yang harus lebih diperhatikan oleh Pemerintah Indonesia karena perlahan namun pasti, keadaan ini akan berdampak pada beberapa sektor utama perekonomian Indonesia yaitu pariwisata, perdagangan, manufaktur dan pertanian.
Lalu apa dampaknya yang terjadi akibat pandemic covid-19 ini khususnya pada sektor pertanian?

Sektor pertanian bisa sedikit tersenyum simpul dan “Pamer Kekebalan” akibat adanya covid-19, kata ini bisa mewakili pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada tanggal 5 agustus 2021 yang mengklaim sektor pertanian tidak terpengaruh pandemi covid- 19. Klaim tersebut dibuktikan dengan data-data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pada triwulan II Tahun 2021, produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian mengalami pertumbuhan tertinggi di antara semua sektor lapangan usaha.

Sektor pertanian tumbuh sebesar 12,93%, bila dibandingkan triwulan sebelumnya, hal ini ditunjukkan pada produk hortikultura yang banyak menyumbang ekspor tanaman hias sebanyak 1,4 ton produk hortikultura ke berbagai negara dengan total mencapai Rp 1.5 miliar dolar AS pada kurun waktu 2017-2021. Pencapaian tersebut tidak luput dari campur tangan pemerintah Indonesia dalam memberikan “ Ultimatum “ dalam menghadapi masa pandemic covid-19 ini yaitu melalui jendela berbagai kebijakan yang dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Yang dari awal pemerintah Indonesia dengan gencarnya menerapkan himbauan kepada masyarakat agar melakukan distancing baik dalam mengurangi aktivitas kerumunan, perkumpulan dan melakukan pekerjaan dilakukan hanya di rumah saja atau yang terkenal dengan sebutan Work From Home (WFH).

BACA JUGA

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Namun seiringnya waktu pembatasan itu tidak berhenti sampai di kata WFH saja tapi berkelanjutan seperti “Serial Episode Sinetron Tv Saja“ yang sekarang sampai di kebijakan “Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat” atau sering dikenal dengan PPKM darurat, yang diberlakukan sejak 3 Juli sampai 20 Juli 2021 kemaren, yang secara bertahap PPKM tersebut mengalami perpanjangan waktu sampai di tanggal 6 September 2021 mendatang, dan bisa jadi di perpanjang terus sampai menurunnya nilai angka kasus dan penyebaran virus covid 19 khususnya di zona merah diseluruh kota di Indonesia.

Dalam Keadaan seperti ini, masyarakat Indonesia sudah mulai harus “Merepleksikan diri” dan melakukan adaptasi secara cepat terhadap keadaan di masa pandemik Covid-19 yang masih melanda di seluruh Dunia dan khususnya negara Indonesia, namun tanpa diprediksi sebelumnnya akibat pandemik Covid-19 ini memunculkan kebiasaan baru pada masyarakat Indonesia dalam antisipasi menghilangkan kepenakatan yang disebabkan mereka melakukan aktivitas sehari-harinya hanya ‘di rumah saja” dan secara ajaib merubah tingkat kesukaan masyarakat terhadap tanaman hias. Tanaman hias ini serasa “obat manjur” yang bisa menunjang kesehatan mereka selain melakukan olah raga teratur yang di imbangi dengan asupan nutrisi yang sehat bagi tubuh setiap harinya. Selain menjadi obat manjur, tanaman hias ini digunakan untuk menghiasi rumah mereka agar “ lebih betah” dan nyaman ketika harus berada dirumah. Hobi barunya tersebut dilakukan dengan menaman bunga atau aneka tanaman lain di pekarangan rumahnya, mulai dari pembelian beberapa jenis tanaman dan bunga seperti tanaman Monstera, Aglonema, kaktus, sukulen, Anthurium, lidah mertua, bunga srigading, bunga walinsongo, bunga kembang doa dan sederet jenis tanaman dan bunga lainnya yang secara mendadak menjadi “Primadona” yang siap diburu 24 jam oleh penggemar barunya. baik dikalangan masyarakat ataupun pedagang tanaman. keadaan ini lah yang memicu dratisnya peningkatan bisnis hortikultura tanaman hias di Indonesia yang sudah dijelaskan pada latar belakang diatas.

Fenomena inilah yang membuat petani tanaman hias memiliki secercah harapan di masa pandemic ini untuk lebih fokus meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani dengan melakukan produksi tanaman hiasnya untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat dan melakukan penawaran yang baik yang secara otomatis mendorong perekonomian Indonesia secara mikro pada sektor pertanian dalam negeri. Peningkatan tanaman hias yang dibudidayakan memiliki nilai jual karena keindahan yang dimilikinya baik dalam bunga, daun, batang atau bentuk bunga secara keseluruhan. Selain itu, peningkatan tanaman hias tersebut dipengaruhi oleh “Melek nya Masyarakat” terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan membuatnya terlihat indah pada pemukiman, apartemen, ataupun gedung perkantoran. Kesadaran tersebutlah yang mendorong perkembangan bisnis tanaman hias makin “Meroket dilangit” di era pandemic ini.

Saat inilah menjadi “Waktu yang tepat” digunakan oleh para pengusaha di Indonesia untuk mengembangkan potensi tanaman hias mengingat Indonesia memiliki kekayaan genetic florikultura yang terbesar di dunia namun tetap memperhatikan kepada keputusan pembelian yang dilakukan konsumen seperti “Wajah Cantik” yang dimiliki tanaman hias tersebut baik dari warna, corak, bentuk, keunikan ataupun harga produk dengan ukuran tanaman hias serta jenis tanaman hias yang di golongkan menurut penempatannya, perawatannya dan teknik budidayanya, sehingga sesuai dengan harapan dan keinginan konsumen terhadap “Ekspektasi” akan pembelian terhadap tanaman hias. Namun kendala dalan mengembangkan ekonomi mikro di bidang pertanian ini yaitu pengusaha tanaman hias pada umunya memiliki persaingan harga, karena pada dasarnya dalam pembelian tanaman hias ini tidak adanya standar harga pada setiap jenis tanaman hias yang dijual karena efek sering berubahnya selera konsumen terhadap permintaan jenis tanaman hias tertentu yang menyebabkan pelaku usaha tanaman hias banyak menyetok jenis tanaman hias tanpa mengetahui jenis tanaman hias tersebut dalam perawatan, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit. Oleh karena itu perlunya disini perhatian khusus kepada petani tanaman hias guna memperkaya ilmu pengetahuan dibidang budidaya ataupun pemasaran tanaman hias yang kedepannya akan makin meningkatkan ekonomi mikro di Indonesia di bidang pertanian Hortikular Tanaman Hias.

Terlepas dari dampak pandemic covid-19 yang menyebabkan dampak negative disegala segmen, namun kita dapat memetik hal yang positif yaitu dengan lebih “Sensitive melihat peluang usaha” selain untuk menunjang perekonomian keluarga juga bisa berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian mikro di Indonensia agar bisa bersama-sama “Bergandengan tangan” untuk bisa keluar dari masa pandemic covid-19 ini. Kata “Manis” untuk mengakhiri artikel dari “Baris” ini adalah disetiap kejadian apapun itu pada akhirnya akan ada yang kita ambil sebagai pelajaran untuk terus melanjutkan hidup.

Share21Tweet13Send
Previous Post

Pandemi Covid dan PPKM di Indonesia

Next Post

Thailand Percepat Vaksinasi Bagi Pekerja Restoran

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

0
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

0
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

0
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

0
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

0
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

29 August 2026
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

29 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result