10
Tonton Selengkapnya
32 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 11 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Epigenomika: Cara Baru Menyidik Gen Penyakit

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
31 May 2016
in Sains
0

Peneliti AS mengembangkan cara baru mengidentifikasi marka genetik penyakit. Dengan epigenomika, mereka mengurai asal usul penyakit berbasis varian  genom  sampel sebuah populasi.

Banyak penyakit, seperti kanker, diabetes, albino, sindrom down, hemofilia, dan skizofrenia, cenderung diwariskan melalui keluarga. Setelah proyek genom manusia berjalan 15 tahun, muncul harapan tinggi bahwa peta informasi genetik dapat  mengungkapkan gen-gen penanda (genetic marker)  munculnya penyakit menurun.

Namun begitu, para ilmuwan kemudian sadar harapan itu terlalu jauh. Menyibak rahasia genetik ternyata tak semudah membuat peta genom. Untuk memastikan marka gen satu penyakit tak cukup dengan data genom dari satu/dua pasien. Perlu bank data genom dari sejumlah pasien yang varian genetiknya mewakili kondisi populasinya.

Untuk menggali marka genetik yang signifikan, peneliti perlu banyak contoh peta genom. Selain itu, banyak  varian lain yang berpengaruh, di luar DNA-DNA pengode protein. Maka, menjadi jauh lebih sulit untuk memastikan marka gen-gen suatu penyakit.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Metode Epigenomika

Untuk itu, peneliti Massachusetts Institute of Technology (MIT) menawarkan marka epigenomika. Sebuah metode terpadu untuk  mengetahui dan mengontrol aktivasi gen tertentu. Pendekatan ini memungkinkan  peneliti mengidentifikasi unsur genetik tambahan, selain DNA ini, yang, misalnya, membuat seseorang lebih rentan terkena gagal jantung. “Epigenomika dapat mengatasi rintangan utama riset genetika manusia dan menjawab pertanyaan seputar sifat hereditas yang tersembunyi dari sampel individual,” kata Laurie Boyer, gurubesar rekayasa biologi MIT.

Menurutnya, epigenomika adalah studi tentang modifikasi epigenetik dari materi genetik  dalam skala genomik. Unit genetika yang termodifikasi disebut epigenom. Epigenomika berbeda dengan epigenetika dalam cakupan luasannya. Epigenetika terfokus pada studi mengenai pewarisan modifikasi selain mutasi pada DNA, sedangkan epigenomika mempelajari perubahan level genomik individu sampel dari suatu populasi. Seperti studi genomika dan proteomika, ciri khas studi epigenomika melibatkan proses komputasi data dalam jumlah besar.

Strategi epigenomika dipercaya bisa menjelaskan banyak penyakit warisan. “Kita dapat menerapkannya  tak hanya untuk menguak sifat satu jaringan, tetapi juga melacak karakteritik dasar biokimia setiap penyakit,” jelas Xinchen Wang, mahasiswa  postdoctoral MIT dalam jurnal eLife edisi Mei 2016.

‘’Pendekatan epigenomik menjadi tumpuan untuk membedah tuntas rahasia penyakit penting seperti penyakit jantung, hiperkolesterol, dan Alzheimer,’’ tambah Manolis Kellis, profesor bio-komputasi dan peneliti utama Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory  MIT dan Broad Institute.

Penelitian Xinchen Wang dan kawan-kawan didanai oleh National Institutes of Health (NIH) dan National Health, Lung, and Blood Institute (NHLBI). Selain MIT, riset ini juga memanfaatkan data dari Massachusetts General Hospital, AS,  dan dua lembaga asal Belanda: Hubrecht Institute dan University of Groningen.

Membaca Pola

Usai proyek genom manusia,  para ilmuwan telah mendadar peta genetik dari ribuan orang untuk mencari perbedaan genetik yang terkait dengan penyakit tertentu. Studi-studi, yang dikenal sebagai genome-wide association studies (GWAS), antara lain telah mengungkapkan marka-marka genetik yang terkait dengan penyakit seperti diabetes tipe 2, Parkinson, obesitas, dan penyakit Crohn.

Namun  begitu, agar valid riset terkait perlu memenuhi kriteria statistik, seperti seberapa sering dia muncul, dan seberapa besar efeknya pada penyakit. Sampai saat ini, satu-satunya cara untuk menghasilkan data yang signifikan adalah dengan melipatgandakan jumlah sampel, menjadi dua atau tiga kali lebih banyak. Tetapi, cara ini tentu saja sulit dan mahal untuk dilakukan sebuah lembaga riset.

Maka, atas dasar itu, Tim MIT mengajukan pendekatan alternatif, dengan prioritas mengidentifikasi varian dari sampel yang representatif. Jumlah sampel mungkin terbatas, tetapi cakupan studinya berskala luas, lebih rinci dan mendalam, serta yang terpenting berdampak nyata dalam menyingkap rahasia penyakit.

“Dalam ambang batas signifikansi, studi genom berskala luas diharapkan dapat menyibak sejumlah besar gen pemarka penting,” tegas Kellis. “Jika berhasil merekam ekspresi gen baru di  lokus tertentu, kita dapat menemukan jalan menuju inovasi terapi baru.”

Untuk menguji keandalan strategi ini, mereka fokus mengamati aktivitas jantung dengan parameter interval QT, yang mengukur waktu dan jumlah impuls listrik saat jantung kontraksi. Variasi nilai QT menjadi indikator penting faktor risiko aritmia dan gagal jantung. Keduanya merupakan salah satu penyebab utama kematian di AS.

Hasil studi epigenomika, Tim MIT sudah menemukan sekitar 60 penanda genetik yang terkait dengan variasi  panjang interval QT. Mereka telah menciptakan algoritma komputer untuk menganalisis penanda sifat epigenomika secara umum. Selanjutnya, dari yang umum ditelisik lebih dalam untuk mencari marka genetik yang spesifik yang terkait langsung dengan munculnya gejala penyakit yang mirip atau banyak beririsan dengan tanda  utama munculnya gejala penyakit tersebut.


Menemukan Enhancer

Hasil analisis mengungkapkan bahwa banyak varian genetik yang signifikan berada pada bagian genom yang dikenal sebagai Enhancer, yang mengontrol aktivitas gen dari kejauhan. Enhancer ini punya aktivitas khusus pada jaringan jantung. Subtansi ini cenderung berada di daerah DNA regulator. Eksistensi serupa ditemukan di daerah yang sama pada hampir seluruh spesies primata.

Para peneliti kemudian menganalisis varian yang memiliki interval QT lemah. Di sini, mereka menemukan sekitar 60 lokasi unik. ‘’Jumlahnya masih bisa bertambah, jika jumlah sampel yang dianalisis diperluas,’’ ungkap Boyer.

Selanjutnya, para peneliti berusaha untuk memprediksi gen target yang mempengaruhi varian genetik. Untuk itu, mereka menganalisis model struktur tiga dimensi dari kromosom untuk memprediksi kontak jarak jauh antara varian Enhancer  dengan potensi gen targetnya. Ada sekitar dua lusin  gen terpilih untuk dikaji dalam studi lebih lanjut. Hasil sementara, mereka menemukan indikasi, banyak gen target baru yang  memiliki efek bermakna dalam menjaga ritme implus listrik jantung.

Jalan sudah terbuka. “Kami sekarang memiliki bukti genetik dari manusia, bukti epigenomika dari sel hati, dan data eksperimen dari tikus. Secara bersama-sama menunjukkan bahwa perbedaan genetik di level Enhancer jelas mempengaruhi fungsi jantung secara keseluruhan,” tegas Wang.

Tindak Lanjut

Berangkat dari analisis yang sudah diperoleh, Lab Boyer sudah berencana untuk menerapkan pendekatan epigenomika untuk mempelajari lebih lanjut tentang kelainan jantung bawaan dan ekspresi genomnya.

“Kita buka sedikit catatan etiologi genetik cacat jantung bawaan. Setiap 15 menit ada bayi lahir ke dunia dengan cacat jantung bawaan. Fakta ini cukup mengkhawatirkan dan memprihatinkan kita semua,’’ ungkap Laurie Boyer.

Boyer dan koleganya berharap, pendekatan baru dalam studi genomik dan epigenomika dapat meningkatkan pemahaman manusia tentang karakter utuh dari cacat jantung manusia, mulai dari informasi genom, ekpresi biokimia dan biologi penyakitnya.
Pendekatan baru MIT memungkinkan peneliti banyak menguak rahasia penanda genetik yang selama ini nyaris tak muncul dalam studi genom terdahulu. “Tanpa harus menunggu bertahun-tahun untuk mencapai syarat kecukupan statistik data genom, kita bisa langsung mengambil langkah priotitas pada marka genetik yang sudah teridentifikasi,” ajak Boyer.

Manolis Kellis berharap, obat ampuh dapat segera diracik untuk  mempersingkat jalur terapi kelainan jantung, sekaligus menyelamatkan banyak manusia. ‘’Epigenomika, saya yakin, bisa menjawab harapan ini,’’ pungkasnya. [Dedi Junaedi]

Tags: Cara BaruEpigenomikaGen PenyakitMenyidik
Share32Tweet20Send
Previous Post

Erdogan Peringati 563 Tahun Penaklukan Konstantinopel

Next Post

Saudi: Iran Politisasi Ibadah Haji

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result