Bogor, Gontornews — Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Adnan Pandu Praja, meminta kepada seluruh alumni Gontor mengambil peran dalam membangun bangsa dan negara. Secara spesifik, Pandu menjabarkan bahwa lapangan dan medan juang sangat terbuka lebar bagi para santri.
Corak khas santri yang sarat nilai-nilai kehidupan sangat membantu memperbaiki citra buruk dunia perpolitikan yang marak seperti saat ini. Bagi Pandu, nilai-nilai integritas, istiqomah, independen dan zuhud menjadi modal penting yang perlu dimiliki oleh setiap pemimpin.
“Medan juang itu sangat terbuka dan melalui banyak pintu,” kata Adnan Pandu Praja saat mengisi pengajian komunitas Alumni Gontor Bogor Raya di aula serbaguna CV Multi Teknik Bogor, Jum’at (27/10).
“Kita harus memiliki peran dalam pembangunan bangsa ini. tidak mesti harus menjadi legislatif atau ekskeutif saja karena banyak peran yang bisa kita ambil untuk kemajuan bangsa ini,” tambah alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor itu.
Lebih lanjut, Adnan menyebut nilai-nilai integritas, istiqomah, indpenden dan zuhud harus dimiliki oleh para pemimpin di segala lini. Korupsi yang melibatkan sejumlah kepala daerah, sebut Pandu, berangkat dari kealpaan mereka dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam amanah yang diembannya.
“Cermati di depan. Ada risiko apa saja. Sadari bahwa ketika kita memulai karir sebagai negarawan maka tetaplah menjadi negarawan dan jangan sampai berakhir hanya sebagai politikus saja,” papar Pandu.
Komunitas alumni Gontor Bogor Raya mengadakan pengajian politik yang bertema pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif dalam fenomena korupsi dan politik pratkis di Aula Serbaguna CV Multi Teknik, Bogor, Jum’at (28/10) malam. Dalam pengajian kali ini, hadir mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Adnan Pandu Praja.
Dalam pertemuan ini, Koordinator pengajian komunitas alumni Gontor Bogor Raya, Ahmad Tavip Budiman, menjelaskan bahwa pengajian ini diselenggarakan untuk meningkatkan ukhuwwah islamiyah sebagaimana panca jiwa Pondok Modern Darussalam Gontor. pengajian ini juga tersedia bagi seluruh alumni Gontor di Bogor lintas angkatan.
“Kami sadar bahwa para alumni ini berbeda angkatan dan memiliki profesi yang berbeda sehingga perlu disinergikan. Pengajian bulanan ini diharapkan mampu dijadikan bekal para alumni dalam memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” pungkas Ahmad Tavip Budiman. [Mohamad Deny Irawan]






















