Ponorogo, Gontornews – Pengurus Pusat Forum Bisnis (FORBIS) IKPM Gontor bersilaturahmi (sowan) ke jajaran Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Ahad (18/1/2026). Pertemuan yang berlangsung khidmat di Kantor Pimpinan PMDG tersebut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari laporan tahunan hingga gagasan besar mengenai wakaf beasiswa.
Pesan Kiai Hasan: Orientasi Akhirat dalam Ekonomi
Rombongan FORBIS diterima langsung oleh Pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal dan KH Akrim Mariyat. Dalam sesi tausiahnya, Kiai Hasan memberikan wejangan mendalam mengenai kondisi dunia saat ini yang penuh teka-teki, serta mengibaratkan situasinya serupa dengan zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz.
Kiai menekankan pentingnya para pengusaha alumni Gontor memilih jalan yang benar di tengah pergulatan antara Abnau’ddunya (pengejar dunia) dan Abna’ul Akhirah (pengejar akhirat).
“Semua orientasi kegiatan, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi, haruslah berorientasi pada akhirat,” tegas Kiai Hasan di hadapan pengurus FORBIS.
Laporan Strategis dan Roadshow Nasional
Ketua Umum FORBIS, H Agus Maulana, memaparkan empat poin utama dalam kunjungan tersebut. Pertama, Komitmen Visi-Misi: Menegaskan peran FORBIS sebagai organisasi bentukan PMDG untuk mendukung kemandirian lembaga dan alumni.
Kedua, Laporan Tahunan: Menyampaikan laporan kegiatan sepanjang tahun 2025 di bawah masa kepengurusan periode 2024-2029 kepada Pengurus Pusat IKPM.
Ketiga, Ekspansi Program: Melaporkan kesuksesan roadshow perdana di Solo yang akan segera berlanjut ke Malang, Banten, Lampung, Palembang, hingga kota-kota besar lainnya.
Keempat, Mewujudkan Gontor seperti Al-Azhar melalui Wakaf: Poin krusial yang disampaikan Agus Maulana berupa gagasan besar mengenai sistem wakaf. FORBIS bercita-cita membantu PMDG mewujudkan amanah Trimurti pendiri pondok, yakni mencontoh sistem wakaf Universitas Al-Azhar Mesir yang mampu memberikan beasiswa penuh bagi seluruh pelajarnya.
“Kami ingin membantu PMDG mewujudkan wakaf Gontor seperti Al-Azhar. Konsepnya akan terus kami matangkan hingga menemukan bentuk kolaborasi yang menyatukan seluruh stakeholder Gontor,” ujar Agus.
Satu Tujuan dalam Pengabdian
Gagasan tersebut disambut hangat oleh Pimpinan Pondok. KH Akrim Mariyat menutup pertemuan dengan pesan bahwa setiap lini organisasi di Gontor merupakan satu kesatuan.
“Kita ini sebenarnya satu dalam pengabdian terhadap Gontor. Yang membedakan hanyalah pintu masuk pengabdiannya, namun tujuannya tetap sama,” pungkas Kiai Akrim sebelum memimpin doa penutup. []


















