Jakarta, Gontornews– Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM menggelar Workshop Wirausaha Pemula pada Rabu (27/11). Workshop yang digelar di Gedung PWNU Jawa Barat itu diikuti oleh 245 UKM binaan Departemen Pengembangan Ekonomi dan Koperasi PW Pergunu Jawa Barat.
Dalam workshop yang bertema UMKM untuk Meningkatkan Usaha dalam Percepatan Ekonomi di Sektor Ril itu dihadiri Sekretaris Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi, Wakil Ketua PWNU Jawa Barat KH Surjani Ihsan, Ketua Pergunu Jawa Barat H Saepuloh dan perwakilan dari Bank BJB Wilayah 1 Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Ketua Pergunu Jawa Barat H Saepuloh mengatakan, workshop wirausaha pemula ini digelar sebagai salah satu upaya menjawab permasalahan kesejahteraan guru honorer di Jawa Barat. “Kita berharap, agar guru-guru NU bisa menjadikan UKM sebagai solusi meningkatkan kesejahteraan, sehingga profesi guru tidak dijadikan sebagai sumber penghasilan tetapi sebagai pengabdian” tutur Saepuloh seperti dikutip NUOnline.
Sementara itu, KH Surjani Wakil Ketua PWNU Jawa Barat mengaku senang dan bangga atas kegiatan-kegiatan yang terus-menerus dilakukan oleh Pergunu Jawa Barat. Selain itu, ia juga mengingatkan kepada semua peserta pelatihan agar mereka ingat bagaimana bisnis dengan Tuhan yang tidak pernah rugi. “Ini harus diperhatikan, agar bisa membangun energi hati dan semangat dalam spiritual,” tutur Kiai Surjani.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Kelembagaan Kemenkop dan UKM RI Ahmad Zabadi menjelaskan bahwa arah kebijakan pemberdayaan koperasi dan UKM; pertama, prioritas pemberdayaan koperasi dan UMKM pada sektor ril (produksi) berorientasi ekspor dan subtitusi impor. Kedua, pengembangan koperasi dan UMKM dilakukan dengan pendekatan komunitas, atau klaster berdasarkan sentra produksi komoditas dan wilayah.
Ketiga, pemberdayaan dilakukan lintas sektoral, dan melibatkan pihak ketiga sebagai off taker atau sebagai avalis. Kempat, pemberdayaan UMKM dilakukan secara variatif sesuai dengan karakteristik dan level UMKM. Kelima, modernisasi dan inovasi teknologi. Pada kesempatan tersebut juga diselnggarakan gelar produk dari UKM-UKM yang tergabung dibawah binaan Pergunu Jawa Barat. []


















