Ankara, Gontornews — Gempa berkekuatan 6,8 skala Richter menerjang Turki timur pada hari Jumat (24/1), menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya.
Seperti dirilis dw.com, gempa tersebut terjadi pada kedalaman 6,7 kilometer di dekat Kota Sivrice di Provinsi Elazig – sekitar 750 kilometer (465 mil) dari ibu kotaTurki, Ankara – pada pukul 8:55 malam waktu setempat.
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan, tim pencarian dan penyelamatan dengan cepat dikirim ke Elazig dan bahwa militer negara itu siaga untuk membantu.
Tim-tim darurat bekerja sepanjang malam dengan lampu sorot dalam cuaca yang sangat dingin untuk mencoba menyelamatkan sekitar 30 orang yang terjebak dalam puing-puing bangunan yang roboh.
Setidaknya 16 orang tewas di Elazig, dan empat di provinsi tetangga, Malatya, menurut badan bencana nasional AFAD. Sekitar 920 yang terluka berada di rumah sakit di wilayah itu, tambahnya.
“Itu sangat menakutkan, furnitur jatuh di atas kami. Kami bergegas ke luar,” kata warga Elazig, 47 tahun, Melahat Can, kepada kantor berita AFP. “Kami akan menghabiskan beberapa hari mendatang di rumah pertanian di luar kota,” katanya. []






















