Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khubatul Arsy tahun 2024. Acara yang dihelat di Lapangan Sepak Bola PMDG itu dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Badan Wakaf Gontor, sebagai lembaga tertinggi di PMDG, Pimpinan Pondok, Ketua-ketua Lembaga, guru dan seluruh santri di PMDG Kampus Pusat Gontor, Mlarak, Ponorogo.
Dalam pidato Pekan Perkenalan Khubatul Arsy 2024, Pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal, menegaskan kembali konsistensi dan komitmen Gontor untuk selalu menjaga nilai-nilai keislaman dan kepondokmodernan.
“Bapak-bapak guru, ibu-ibu guru, anak-anakku, santri-santriyahku, bersyukur! 100 tahun sejak berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor, alhamdulillah tetap intensif mendidik kehidupan yang aman, nyaman, indah, bergairah,” ungkap Pimpinan PMDG KH Hasan Abdullah Sahal dalam pidato Pekan Perkenalan Khubatul Arsy 2024 di hadapan ribuan santri dan guru.
“Apel tahunan Khubatul ‘Arsy kali ini bersejarah sekali. Pada momen yang penting dan genting sekali. Bencana ketidakpastian, bencana ketidakmenentuan, bencana ketidakpercayaan umum menimpa bangsa-bangsa di seluruh dunia. Untung, ada pondok pesantren. Gontor berkomitmen menanamkan nilai-nilai Islam,” sambungnya sebagaimana dilansir Gontor TV.
Kiai Hasan menambahkan, keluarga besar pondok selalu optimis dan tidak pernah pesimis dalam mengawal nilai-nilai dan menerapkannya dengan tegar, tangguh, tangkas, tegas dan berkomitmen. “Pondok tidak pernah tergabung di bawah kelompok mana pun, lembaga mana pun atau partai mana pun,” sambung putra salah satu pendiri Gontor KH Ahmad Sahal tersebut.
Acara yang mengusung tema ‘Gontor Berkomitmen Menanamkan Nilai-Nilai Islam’ itu diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera atau PASKIBRA. Setelahnya, para pimpinan bersama anggota Badan Wakaf dan Pimpinan Pondok berkenan melakukan inspeksi barisan santri dari tiap-tiap konsulat atau daerah.
Selain itu, ada pula pentas seni Nusantara hingga penampilan dari Marching Band Gema Nada Darussalam. Acara diakhiri dengan pawai barisan dari tiap-tiap konsulat. [Mohamad Deny Irawan]






















