Ponorogo, Gontornews — Keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali berduka. Setelah pekan lalu Gontor ditinggal wafat sang kiai, Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi MA, kali ini santri atas nama “Jausyaq Fauzi Maulidan Susanto bin Eko Susanto”, siswa kelas 6D KMI PMDG Kampus 2 Ponorogo, wafat di RSU Aisyiah Ponorogo, Kamis (8/1/2026).
Santri Konsulat Jakarta itu lahir di Jakarta, 6 April 2007. Berikut kronologi meninggalnya Almarhum sebagaimana disampaikan Wakil Pengasuh PMDG Kampus 2, H Suwito Djemari SPd.I MPd.
Rabu, 7 Januari 2026
- Ananda mengikuti ujian tulis siswa akhir KMI pada jam pertama, kemudian mengikuti kegiatan penutupan ujian hingga siang hari.
- Pada sore hari, ananda berolahraga bersama teman-teman kelas 6. Setelah shalat Maghrib, ananda merasakan kondisi tubuh lemas dan kemudian beristirahat di kamar karantina kelas 6.
Kamis, 8 Januari 2026
- Ananda tidak mengikuti shalat Subuh berjamaah di masjid karena masih merasa kurang sehat, sehingga melaksanakan shalat di kamar.
- Ananda juga tidak mengikuti Pertemuan Pengarahan dan Pembagian Tugas Ujian Semester Kedua karena kondisi kesehatannya belum membaik.
- Sekitar pukul 07.30 WIB, ananda ditemukan terjatuh di depan kamar karantina Gedung Madinah 105. Selanjutnya, ananda segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Aisyiah Ponorogo menggunakan ambulans dan langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Setelah dilakukan diagnosa awal dan dinyatakan kesadarannya menurun, dokter melakukan tindakan pompa jantung.
- Pada pukul 09.34 WIB, dokter menyatakan bahwa kesadaran ananda menurun dan berada dalam kondisi kritis, sehingga dilakukan pemeriksaan CT-scan pertama.
- Pada pukul 10.32 WIB, dilakukan CT-scan kedua untuk memastikan diagnosis medis. Dari hasil pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa ananda didiagnosis mengalami Infeksi Otak.
- Pada pukul 12.00 WIB, ananda dipindahkan ke ruang ICU untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
- Pada pukul 13.00 WIB, dokter menyampaikan bahwa kondisi ananda semakin menurun.
- Pada pukul 14.04 WIB, dokter bersama tim medis menyatakan bahwa ananda telah meninggal dunia.
Semasa hidupnya, Almarhum mempunyai kepribadian yang baik, murah senyum, baik dalam belajar maupun dalam kegiatan yang lain. Almarhum merupakan siswa yang berprestasi dalam belajar maupun kesehariannya dan selalu menaati arahan guru.
Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan husnul khatimah. Syahid fii sabiilillah. Karena Almarhum seorang Muta’allim yang sedang berjihad fii sabilillah untuk mencari ilmu di Pondok ini. []





















