Ngawi, Gontornews — Reuni Akbar Alumni Gontor Putri dalam rangka peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor sukses terlaksana pada Sabtu-Ahad 4-5 Juli 2026. Acara ini menjadi momentum terbaik dalam mempererat ukhuwah sekaligus meneguhkan komitmen alumni untuk terus berkontribusi dalam pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Suasana penuh kehangatan yang mewarnai reuni menjadi bukti kuatnya ikatan persaudaraan di antara alumni Gontor Putri. Dalam sambutannya, seperti dilansir ppikpm.gontor.ac.id, Al-Ustadz Mujib Abdurrahman Lc MAg mengajak seluruh alumni menjaga identitas keislaman yang berlandaskan iman, Islam, dan ihsan.
“Reuni bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan mengenang nilai-nilai kehidupan yang ditanamkan selama menempuh pendidikan di Gontor Putri,” terangnya. Ia juga menegaskan bahwa seorang ibu merupakan madrasah pertama yang akan membentuk generasi pemimpin masa depan.
Pada sesi talkshow, Al-Ustadz Assoc Prof Dr KH Ahmad Hidayatullah Zarkasyi Lc MA mengingatkan bahwa seluruh aspek kehidupan merupakan ladang ibadah. Ia mengajak alumni untuk terus beramal saleh dalam menjalankan peran sebagai istri, ibu, pendidik, maupun profesional. “Jangan pernah letih beribadah di mana pun berada,” pesannya.
Selain itu, Al-Ustadz Dr H Ahmad Suharto SAg MPdI menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban. Menurutnya, kemajuan Gontor selama satu abad tidak terlepas dari keikhlasan para pendiri, doa para guru, dan semangat seluruh keluarga besar pondok. Ia juga mendorong alumni memiliki mentalitas pembaru agar mampu menjawab tantangan zaman.
Mewakili alumni, Al-Ustadzah Prof Dr Nurlailatul Musyafa’ah Lc MAg menyampaikan bahwa alumni kini telah memasuki fase memberi manfaat bagi almamater dan masyarakat. Ia mengajak seluruh alumni menjaga nilai-nilai Panca Jiwa Pondok, memperkuat ukhuwah, serta saling mendukung dalam pengembangan ilmu dan pengabdian.
Sejumlah alumni lainnya juga turut berbagi pengalaman pengabdian di berbagai bidang. Al-Ustadzah Hj Kuni Khairun Nisak Lc MSi menceritakan kiprahnya mendirikan lembaga pendidikan berbasis sistem Gontor, sementara Al-Ustadzah Mamluatul Khoiriyah MPsi, psikolog, menekankan pentingnya keteladanan orang tua dalam mendidik anak dan menjaga kesehatan mental keluarga. Lalu Al-Ustadzah Yani Karyani Raddiyah Rachman Lc juga membagikan pengalamannya membangun lembaga pendidikan dan usaha yang berlandaskan nilai-nilai Gontor.
Menutup acara, Al-Ustadz Assoc Prof Dr Khairul Umam SHI MSI menyampaikan bahwa kekuatan Gontor terletak pada tradisi saling mendoakan dan ukhuwah yang terus terjaga. Melalui reuni ini, alumni diharapkan semakin mempererat jejaring, memperkuat semangat pengabdian, serta melanjutkan peran Gontor dalam membangun peradaban melalui pendidikan. [Edithya Miranti]





















