Jakarta, Gontornews — Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla bertolak ke Turki, Rabu (13/4) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerjasama Islam (KTT OKI) ke-13 di Istanbul, Turki. Pada konferensi yang mengusung tema Solidarity for Justice and Peace ini, Wapres disampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dengan membawa misi perdamaian dunia Islam.
Menurut JK, secara umum masalah yang dihadapi sudah diketahui tinggal bagaimana mencarikan solusinya. Konflik di Timur Tengah, lanjutnya, dimulai karena kegagalan negara Timur Tengah yang disebabkan oleh invasi negara besar seperti Amerika dan Rusia.
“Saya baru baca, Obama minta maaf menyadari kesalahannya dalam invasi ke Libya,” kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (12/4).
Hasil dari KTT Luar Biasa OKI yang diadakan di Jakarta pada awal Maret lalu akan ikut dijadikan rujukan dalam pembahasan isu mengenai Palestina.
“Dalam KTT akan dibahas mengenai program kerja selama 10 tahun mendatang dalam 18 area kerjasama,” ujar Retno Marsudi di Jakarta.
Lebih lanjut, Retno mengatakan bahwa isu pokok yang akan disampaikan oleh Indonesia adalah penegasan pentingnya hubungan yang solid antara negara OKI dalam menyelesaikan tantangan, pentingnya OKI sebagai agen pembawa nilai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin, serta pentingnya kerjasama ekonomi.
Seperti dilansir dari laman wapresri.go.id, KTT OKI ini akan melahirkan Pembacaan Istanbul Declaration yang akan disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai tuan rumah KTT OKI.
Selain mengikuti rangkaian acara OKI mulai acara pembukaan, 5 sesi General Debate dengan para pemimpin negara anggota OKI dan acara penutupan, Wapres juga diagendakan melakukan pertemuan dengan Sekjen OKI Iyad Ameen Madani, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud, dan Ketua Delegasi Lebanon.
Terakhir, Wapres akan menghadiri jamuan santap malam dengan tuan rumah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Ahmad Muhajir)






















