Bandung, Gontornews — HASBI Al-Qur’an Indonesia pada Sabtu (2/10) lalu kembali menggelar Majelis Qur’ani dengan mengangkat tema besar, “Bagaimana Kita Bangkit dengan Al-Qur’an” dan terbuka untuk umum.
Acara yang dihadiri puluhan peserta ini dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan diawali dengan pembelajaran tahsin al-Qur’an. Pada sesi tahsin ini, Ustadz Yusuf Hasnuddin alumnus Pondok Tahfidz Asy-Syifa Subang mengajak para peserta untuk mengikuti bacaan ayat al-Qur’an yang dilantunkannya sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.
Majelis Qur’ani itu pun kemudian dilanjutkan dengan sesi inti yang diisi langsung oleh Ustadz Heri Effendi Lc, founder HASBI Qur’an Indonesia. Dengan mengangkat tema besar yakni, “Bagaimana Kita Bangkit dengan Al-Qur’an”, Ustadz Heri secara gamblang menjabarkan soal bagaimana cara menjadikan al-Qur’an sebagai sebuah pijakan dalam sebuah momentum kebangkitan umat.
Karena kebangkitan membutuhkan kekuatan dan sebuah kekuatan memerlukan kokohnya fondasi juga inspirasi. Ia lantas menambahkan bahwa kitab al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang mengikuti keridhaan Allah SWT ke jalan keselamatan.
“Keunikan al-Qur’an dalam membangun umat adalah membangun akidah salimah yang aplikatif, membangun akhlak, memberi contoh-contoh aplikasi penerapan akidah dan akhlak melalui beragam kisahnya, dan memberikan petunjuk-petunjuk syariah,” tutup Ustadz Heri kepada Gontornews.com.
Selain aktif menggelar kajian Sabtu malam, beberapa kegiatan sosial HASBI lainnya antara lain Trauma Healing untuk warga Gaza, Palestina, gerakan wakaf al-Qur’an, santunan yatim dan dhuafa, serta daily tadabbur yang disebarluaskan di media sosial. <Edithya Miranti>























Masya Allah tabarokallah