10
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Tuesday, 7 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Historitas Wabah Ta’un dan COVID-19

Nurizal Ismail, Direktur Pusat Studi Kitab Klasik Islam dan Kepala Unit Pemberdayaan Masyarakat Tazkia

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
23 March 2020
in Kolom
0
Penanganan Virus COVID-19 di Indonesia. (Foto: RRI)

Penanganan Virus COVID-19 di Indonesia. (Foto: RRI)

Novel Coronavirus Disease (nCov 2019) atau COVID-19 merupakan wabah penyakit dengan penyebaran tercepat hampir di seluruh dunia. Beberapa negara di dunia sudah memberlakukan lockdown bagi warganya seperti Malaysia ataupun Cina yang jadi empunya COVID-19. Ada pula negara yang tidak memberlakukan lockdown seperti Korea Selatan atau masih memikirkannya seperti Indonesia ataupun Brazil.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, melansir jika total kasus virus corona Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 300.000 kasus dan menewaskan lebih dari 12.000 jiwa di seluruh dunia.

Dalam sejarah Islam, wabah pertama yang terkonfirmasi di di zaman khalifah adalah Ta’ȗn Amwas di Syam. Dikisahkan bahwa wabah atau Ta’ȗn ini mengakibatkan kematian sekitar 30 ribu orang. Kala itu, Khalifah Umar bin Khattab diceritakan sangat sedih karena sahabat-sahabatnya seperti Abu Ubaidah, Muadz bin Jabal, dan Suhail bin Amr telah meninggalkan meninggal akibat wabah tersebut.  Ta’un sendiri merupakan penyakit menular yang menyebabkan benjolan diseluruh tubuh. Dalam kondisi terparah, benjol tersebut akan pecah dan menyebabkan pendarahan.

Wabah Tā’ȗn di awal sejarah Islam tersebut benar-benar menjadi perhatian khusus bagi sejumlah sarjana Muslim, yang mana identitasnya menjadi masalah yang tidak jelas (kabur) bagi sarjana modern. Akar kata Tā’ȗn berasal dari ism al-mubālaghah (sebuah bentuk yang berma’na ism fa’il yang menunjukkan bertambah kuatnya sifat pada yang disifati) dari kata kerja Tā’ana yang berarti menembus atau menikam.

BACA JUGA

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Gontor dan Panggilan Peradaban Abad Kedua

Menuju Abad Kedua Gontor: Tantangan Membangun Jaringan 1.500 Pesantren Menuju Lahirnya Ribuan Ma’had Ashriyah Muttahidah

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Berani untuk Bebas

Dalam kitab ‘Umdatul Qāri Syarh Shahih al-Bukhari’, merupakan kitab syarah bagi kitab Shahih al-Bukhari, al-Imam Badr al-Din al-‘Aini (855H), seorang ulama bermazhab Hanafi, menjelaskan bahwa Tā’ȗn merupakan bentuk wazn fā’ulun dari kata Ta’ana yang berarti menyebabkan kematian yang banyak. Sedangkan secara istilah, Ibn ‘Atsir dalam kitabnya menerangkan bahwa  Ta’un adalah wabah yang merusak udara dan berdampak pada kerugian tubuh. Sedangkan Ibnu ‘Arabi menjelaskan Ta’un adalah penyakit menular pencabut ruh seperti penyakit pada tenggorokan karena banyak yang menimpanya dan cepat membunuh manusia.

Masih dalam kitab ‘Umdatul Qāri’, Qadhi Iyadh mengatakan Ta’un berasal dari luka-luka yang keluar dari tubuh manusia dan wabah itu banyaknya penyakit yang menyebar dan atau menular. Begitu juga dalam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar al-Asqalani dimana ia menukil pendapat Qadhi Iyadh yang mengatakan “setiap Ta’ȗn adalah wabah dan tidak semua wabah adalah Ta’un.” Jadi Ta’un ini merupakan suatu istilah khusus yang disampaikan Rasulullah SAW karena memiliki arti penting dalam sejarah Islam.

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ziyad bin Ilaqah dari seorang laki-laki dari abu Musa ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: ”Kehancuran  umatku adalah karena Ta’n (fitnah) dan Ta’un.” Kemudian ditanyakan kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah SAW mengenai al-Ta’n kami telah mengetahuinya, namun apakah yang dimaksud dengan Ta’un?” Beliau menjawab, “Tikaman musuh dari golongan jin. Dan keduannya termasuk mati Syahid.” Penjelasan hadist yang lain tentang Ta’un adalah “Madinah dan Mekah, di setiap pintu masuknya dijaga oleh malaikat, tidak dapat dimasuki Dajjal dan Ta’un.”

Sebagian ulama menyebutkan bahwa Mekah pernah terserang wabah Ta’un pada tahun 749 H. Ibnu Hajar Al-‘Asqalānī menjawab tentang hal tersebut. Menurutnya, itu bukanlah Ta’un, tapi wabah lain. Selanjutnya dalam kitab ‘Bazlul Ma’un fi Fadhlil Ta’un’ ia menambahkan bahwa Tā’ȗn adalah penyakit yang lebih khusus dari pada wabah. Sehingga ia mengatakan tidaklah tepat jika setiap wabah dimaknai Tā’ȗn. Namun sebaliknya, setiap T’un adalah wabah (hal. 104). Jadi bisa disimpulkan bahwa wabah COVID-19 yang terjadi saat ini bukanlah Tā’ȗn melainkan hanya satu dari sekian wabah penyakit yang menyebar di seluruh dunia.

Mengenai hal tersebut, ada sejumlah langkah pencegahan wabah, yakni: (1) menutup bejana-bejana dan tempat-tempat minum; (2) bersabar & ikhlas; (3) tetap tinggal di rumah ketika wabah menyebar dan atau tidak bepergian untuk menghindari wabah dan; (4) tidak bepergian ke lokasi wabah untuk mencegah penularan lebih meluas.

Langkah pencegahan pertama disampaikan oleh Jabir bin ‘Abdullah saat mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Tutuplah bejana-bejana, dan ikatlah tempat-tempat minuman, karena di suatu malam pada setiap tahunnya akan ada wabah penyakit (berbahaya) yang akan jatuh ke dalam bejana dan ke tempat-tempat air yang tidak tertutup.”

Langkah pencegahan kedua disampaikan oleh Sayyidah Aisyah kala bertanya kepada Rasulullah Saw tentang Ta’un. Rasulullah Saw menjawab bahwa Ta’un merupakan siksa yang diturunkan Allah swt kepada yang dikehendaki-Nya. Di sisi lain, Ta’un juga dapat dijadikan sebagai rahmat bagi orang-orang yang beriman. Jika seseorang tertimpa wabah Ta’un lalu ia menetap di daerahnya dengan sabar dan ikhlas serta menyadari bahwa tidak ada wabah yang mengenai dirinya kecuali karena Allah swt, maka orang tersebut akan mendapatkan pahala selayaknya orang yang mati syahid.

Rasulullah SAW bersabda: “ Sayyidah Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah Saw tentang Ta’un. Beliau menjawab bahwa Ta’un adalah siksa yang diturunkan Allah kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya. Juga sebagai rahmat bagi orang-orang yang beriman. Orang yang ditimpa Ta’un, lalu ia menetap di daerahnya dengan sabar dan ikhlas, dan ia menyadari bahwa tidak ada yang akan menimpanya kecuali yang sudah ditentukan oleh Allah, maka orang itu akan mendapatkan pahala sebagaimana yang diterima oleh orang yang mati syahid. (HR Bukhari).

Langkah pencegahan ketiga disampaikan oleh Abu Ubaidah di Amwas, Syam. Ia mengatakan bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda sekaligus memerintahkan mereka yang mengalami wabah untuk tetap tinggal di wilayahnya dan tidak bepergian kecuali untuk hal-hal penting.

Rasulullah SAW bersabda: ”Bila kalian mendengar penyakit (menular) Ta’un di sebuah tempat, maka janganlah kalian mendatangi tempat itu. Dan jika penyakit itu terjadi di tempat sementara kalian berada di dalamnya (tempat penyakit itu) maka janganlah kalian lari (keluar) darinya.”

Ibnu Hajar juga menjelaskan bahwa pelarangan mendatangi tempat penyakit itu dimaksudkan sebagai antisipasi agar ia wabah tersebut  menjangkiti siapapun yang masuk ke wilayah itu. Sementara peralangan mereka yang berada di wilayah tersebut untuk keluar adalah agar agar orang-orang lain di luar wilayah itu tidak terjangkiti penyakit Ta’un. Langkah ketiga ini lebih mengarah ke langkah antisipasi atau dalam Bahasa Usul Fiqh-nya, Saad Al-Dzarī’ah.

Masih dalam kitab yang sama, Ibnu Hajar menjelaskan pendapat Amru bin ‘Ash yang mengatakan “Wahai manusia, sesungguhnya penyakit ini (wabah) apabila menimpa maka ia akan bekerja bagaikan bara api maka bentengilah dari penyakit ini dengan berlari ke gunung-gunung.” (hlm 163).

Dengan demikian, banyak negara sudah mengeluarkan kebijakan demi mencegah penyebaran COVID-19 secrara lebih masif. Akan tetapi, langkah-langkah preventif itu sudah sepatutnya dilakukan demi kemaslahatan suatu negara.

Andai sudah terjangkit, maka sebaiknya negara memberlakukan isolasi agar penyebaran virus tidak meluas. Bisa saja, kebijakan ini diterjemahkan dengan mengurangi kontak fisik, menjauhi tempat keramaian atau tidak keluar dari ramah dan memberlakukan jarak social atau Social Distancing Measure.

Bagi para pasien yang terkena wabah, maka bersabarlah. Sabar merupakan buah dari keimanan sekaligus ketakwaan. Makin sebar seseorang, makin tinggi tingkat keimanan dan ketakwaan seseorang. Jika dia sabar, maka Allah swt akan menghapuskan segala dosanya. Jikapun meninggal dunia, maka ia meninggal dalam keadaan syahid  yang ganjarannya, tidak lain dan tidak bukan, adalah surga. Wallāhu a’lam bi al-ṣawab.

Tags: COVID-19Institut Ekonomi Islam TazkiaPusat Studi Kitab Klasik IslamWabah Ta'un
Share141Tweet88Send
Previous Post

Cegah COVID-19, Selandia Baru Bersiap Lockdown

Next Post

Emirates Hentikan Semua Penerbangan Penumpang Mulai 25 Maret

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 1)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 1)

28 June 2026
Nilai Rata-Rata TKA SDIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional

Nilai Rata-Rata TKA SDIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional

28 June 2026
Nilai TKA SMPIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Jawa Barat

Nilai TKA SMPIT Insantama Leuwiliang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Jawa Barat

28 June 2026
UNIDA Gontor Gelar Kuliah Kerja Nyata di SIC Mesir

UNIDA Gontor Gelar Kuliah Kerja Nyata di SIC Mesir

28 June 2026
Cetak Generasi Unggul, SDIT Insantama Leuwiliang Sukses Gelar Insantama Special Moment 2026

Cetak Generasi Unggul, SDIT Insantama Leuwiliang Sukses Gelar Insantama Special Moment 2026

27 June 2026
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

0
10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

0
Program Pembelajaran SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Inspirasi Sekolah Negeri

Program Pembelajaran SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Inspirasi Sekolah Negeri

0
BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

0
BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

0
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

10,5 Miliar: Transaksi FORBIS National Economic Summit 2026

2 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

BAZNAS: Transformasi Tiga Aktor Zakat Kunci Filantropi Islam Berkelanjutan

1 July 2026
Bersama Kemenag, BAZNAS Optimalkan 25 Ribu Penyuluh Agama Jadi Juru Literasi Zakat

Bersama Kemenag, BAZNAS Optimalkan 25 Ribu Penyuluh Agama Jadi Juru Literasi Zakat

1 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result