pesanan-majalah-edisi-khusus
31 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 6 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Dunia

HNW: Selesaikan Akar Masalah dengan Hentikan Penjajahan dan Kejahatan Perang Israel, Hadirkan Perdamaian dengan Kemerdekaan Penuh Palestina

Kondisi yang berlangsung di Jalur Gaza Palestina saat ini bukan lagi sekadar perang biasa, melainkan sebuah bentuk genosida (pembunuhan massal dengan maksud memusnahkan suatu kelompok tertentu) terhadap etnis dan bangsa Palestina.

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
11 October 2023
in Dunia
0
HNW: Selesaikan Akar Masalah dengan Hentikan Penjajahan dan Kejahatan Perang Israel, Hadirkan Perdamaian dengan Kemerdekaan Penuh Palestina

Jakarta, Gontornews — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr H M Hidayat Nur Wahid, MA sangat prihatin dengan terus berlanjutnya penjajahan dan kejahatan perang Israel terhadap Palestina (Gaza), yang korbannya ribuan warga sipil, masjid (tempat ibadah), dan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Ia juga mendesak pemerintah Indonesia yang sudah menyebut pentingnya menyelesaikan akar masalah yaitu penjajahan Israel atas Palestina, untuk lebih serius menjalankan amanat Konstitusi dengan mengambil inisiatif menyelesaikan akar masalah antara Israel dengan Palestina dengan menghentikan penjajahan Israel dan menghadirkan kemerdekaan penuh bagi Palestina.

Untuk itu Indonesia penting menjadi motor kolaborasi dengan Organisasi Kerjasama Islam (OKI), maupun negara-negara yang membela bangsa Palestina dari kejahatan perang Israel seperti Rusia, Cina, Venezuela, Turki, Iran, Malaysia, Korea Utara, Afrika Selatan, bahkan juga Arab Saudi. Mereka yang tetap membela Palestina dan mengingatkan pentingnya penyelesaian akar masalah yaitu penjajahan Israel terhadap Palestina, yang berlanjut dengan politik apartheid dan pembangkangan Israel terhadap 28 Resolusi SU/DK PBB, sebagaimana dilaporkan oleh Israel Law Resource Center (ILRC) dan konvensi-konvensi internasional lainnya.

“Kejahatan perang yang dilancarkan Israel atas Palestina/Gaza kian menjauhkan kemerdekaan Palestina dan perdamaian di sana, juga telah dan terus menimbulkan banyak sekali korban dari warga sipil, termasuk lansia, ibu dan anak-anak, bahkan fasilitas sipil seperti masjid dan Rumah Sakit Indonesia. Karena normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel, yang dilakukan oleh beberapa negara akhir-akhir ini, ternyata tidak menimbulkan dampak positif berakhirnya konflik dengan berhentinya penjajahan Israel dan berdirinya negara Palestina yang merdeka penuh,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (11/10).

Belum lagi tindakan apartheid dan agresi militer yang mengarah kepada genosida dan pelanggaran hukum humaniter (hukum perang) dengan penggunaan amunisi fosfor.

BACA JUGA

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

BAZNAS Bersama Jamiyah Singapore Jajaki Sinergi Pemberdayaan Berbasis Kopi Mustahik

BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

Bahkan, Israel juga melanggar ketentuan organ PBB seperti UNESCO yang telah menerbitkan resolusi terkait kompleks Masjid Al Aqsha diabaikan dan dilawan oleh Israel. “Dan atas pelanggaran terhadap hukum internasional dan resolusi-resolusi itu, Israel tidak pernah dikenakan sanksi hukum, sehingga membuatnya merasa kebal hukum dan seenaknya mengabaikan hukum internasional, yang berlanjut dengan praktik terbuka kejahatan perang berulang terhadap Gaza yang sudah diisolasi Israel sejak tahun  2006,” ujarnya.

HNW, sapaan akrabnya, mengingatkan bahwa inisiatif aktif Pemerintah Indonesia itu perlu segera dilakukan sesuai ketentuan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 1 dan 4. Apalagi penjajahan yang dilakukan oleh Israel semakin diperluas dalam beberapa tahun terakhir, bahkan terhadap Masjid al-Aqsha dan Jerusalem, sehingga kawasan yang dikuasai otoritas Palestina hanya tinggal 5% saja.

Lebih lanjut, HNW menuturkan bahwa kondisi yang berlangsung di Jalur Gaza Palestina saat ini bukan lagi sekadar perang biasa, melainkan sebuah bentuk genosida (pembunuhan massal dengan maksud memusnahkan suatu kelompok tertentu) terhadap etnis dan bangsa Palestina. “Itu sangat mudah dipahami dari pernyataan PM Israel Benyamin Netanyahu, lebih jelas lagi pernyataan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant yang menyatakan akan mengisolasi total Gaza, memutus aliran listrik, bahan pasokan makanan dan air ke warga Gaza. Sambil terus menghujani Gaza dengan serangan udara, bahkan amunisi fosfor yang terlarang. Itu jenis kejahatan perang dan bentuk genosida terhadap etnis dan bangsa Palestina. Dan ini bertentangan dengan Konvensi Pencegahan dan Hukuman terhadap Kejahatan Genosida 1948 yang telah diratifikasi oleh Israel sendiri sejak 1950,” tuturnya.

HNW menambahkan keseluruhan pernyataan dan tindakan Menteri Pertahanan Israel merupakan bukti kuat terjadi upaya genosida sebagaimana ketentuan Konvensi Genosida 1948, sehingga keduanya (Perdana Menteri maupun Menhan Israel) bisa diadukan ke Mahkamah Pidana Internasional. Apalagi, sejak 2021 lalu, Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) menyatakan memiliki yurisdiksi atas kejahatan perang dan kekejaman di wilayah Palestina, meski Israel belum menandatangani Statuta Roma yang menjadi dasar pembentukan ICC.

HNW menyayangkan sikap sejumlah negara yang seakan mengaburkan persoalan utamanya, yakni penjajahan oleh Israel terhadap Palestina, dengan mempersoalkan reaksi tindakan-tindakan perlawanan yang dilakukan oleh para pejuang pembebasan Palestina, seperti Hamas. “Kita semua memang mengutuk jatuhnya korban dari kalangan sipil, tetapi tindakan yang dilakukan oleh pejuang pembebasan Palestina pada Sabtu kemarin itu merupakan reaksi atas kejahatan kemanusiaan, dan pelanggaran HAM dan Resolusi PBB dan berbagai hukum internasional lainnya yang terus dilakukan oleh rezim apartheid Israel, sejak 1946, sejak belum lahirnya Hamas,” ujarnya.

Oleh karena itu, HNW menyambut baik para kelompok terpelajar di negara-negara Barat, seperti 34 organisasi mahasiswa di Harvard University, Amerika Serikat, yang telah bersuara dan mengutuk Pemerintah Apartheid Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam perang Israel-Gaza ini. “Para kelompok terpelajar ini telah melihat persoalan ini secara komprehensif, bukan parsial, bahwa inti masalahnya penjajahan dan kebijakan apartheid Pemerintah Israel. Meski sikap mereka berbeda dengan Pemerintah Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat yang tidak melihat persoalan ini secara komprehensif,” ujarnya.

HNW berharap agar pemerintah Indonesia benar-benar dapat lebih berperan untuk mewujudkan janji pemerintahan Presiden Joko Widodo yang akan berupaya untuk mendukung kemerdekaan bangsa Palestina dan menyelesaikan masalah mendasar itu. Janji Presiden Jokowi ini penting ditagih untuk dapat segera direalisasikan apalagi kejahatan perang Israel sebagaimana mereka pertontonkan akhir-akhir ini, makin menjadi-jadi dan makin brutal.

Indonesia yang mengaku berhutang sejarah kepada Palestina merdeka, harusnya memaksimalkan momentum ini, dengan segera memprakarsai, mengambil langkah konkret menjalin kerjasama dengan negara-negara dan masyarakat serta organisasi internasional yang mendukung perdamaian dan kemerdekaan Palestina dengan menghentikan penjajahan Israel serta kejahatan-kejahatan yang diperbuatnya terhadap Palestina (Gaza). “Agar perang dapat segera dihentikan, keadilan dan perdamaian dapat diwujudkan, masyarakat sipil diselamatkan, kemerdekaan penuh Palestina dapat diwujudkan, dan penjajahan oleh rezim apartheid Israel dapat diakhiri,” pungkasnya. []

Tags: GazaGenosidaIsraelPalestina
Share52Tweet33Send
Previous Post

Cita-Cita Membumikan Al-Qur’an Gratis untuk Seluruh Santri

Next Post

Tepat Hari Santri, PMDG Gelar Tajammu’ dan Jalan Sehat di Jakarta

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
IKPM Banten Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Santriwati Gontor

IKPM Banten Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Santriwati Gontor

1 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

0
Pendidikan Pesantren Solusi Holistik Untuk Indonesia dan Dunia

Pendidikan Pesantren Solusi Holistik Untuk Indonesia dan Dunia

0
PMDG: Pesantren Model Pendidikan Islam Holistik Khas Indonesia

PMDG: Pesantren Model Pendidikan Islam Holistik Khas Indonesia

0
GIHES 2026: Realisasi Pendidikan Islam Holistik Jadi Agenda Bersama

GIHES 2026: Realisasi Pendidikan Islam Holistik Jadi Agenda Bersama

0
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

0
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
GIHES 2026: Realisasi Pendidikan Islam Holistik Jadi Agenda Bersama

GIHES 2026: Realisasi Pendidikan Islam Holistik Jadi Agenda Bersama

6 September 2026
PMDG: Pesantren Model Pendidikan Islam Holistik Khas Indonesia

PMDG: Pesantren Model Pendidikan Islam Holistik Khas Indonesia

6 September 2026
Pendidikan Pesantren Solusi Holistik Untuk Indonesia dan Dunia

Pendidikan Pesantren Solusi Holistik Untuk Indonesia dan Dunia

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result