Batang, Gontornews — Panitia kurban Pondok Modern (PM) Tazakka Batang, Jawa Tengah, Jumat (30/06/2023), melaporkan menerima 15 sapi dan 30 kambing di peringatan hari raya Idul Adha 1444. Ketua Panitia Kurban PM Tazakka, Fardana Khirzul Haq mengatakan bahwa perolehan sapi dan kambing pada tahun 2023 melampaui target yang diinginkan oleh Pimpinan PM Tazakka yaitu sejumlah 15 sapi dan 25 kambing.
Dalam praktiknya, panitia mendistribusikan hewan kurban berupa sapi dan kambing ke beberapa masjid dan desa binaan. Untuk sapi, Tazakka mendistribusikan ke Masjid Baiturrahman dan Masjid Al-Muttaqin Sidayu, Dukuh Sibelis, Kumejing dan Cepoko di wilayah Desa Tumbrep. Sementara itu, PM Tazakka juga menyelenggerakan penyembelihan 3 ekor sapi di tiga tempat yang berbeda, yaitu di Pasar Bandar, PAS Baitul Qur’an Gontor dan Desa Pikatan di Kabupaten Kendal.
Sementara untuk kambing, PM Tazakka mendistribusikan ke Dukuh Kampir, Cendono, dan Sipere di Desa Sidayu. Ada juga kambing yang disebar ke wilayah Tumbrep seperti Dukuh Rembul, Buntit, Tambelang dan Srikandi. Ada pula kambing yang disembelih di desa Binangun dan desa Wonomerto.
Laman tazakka.or.id melansir, penyembelihan hewan kurban di Tazakka, Rabu (28/06/2023), dipimpin langsung oleh bapak pimpinan, KH M Bisri, dan wakil pengasuh KH Oyong Syufyan dan dihadiri oleh seluruh santri dan guru.
Sementara penyembelihan kurban di hari kedua, Kamis (29/06/2023), dilaksanakan di masjid dan desa binaan yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban.
“Para panitia lokal tetap mendapatkan perhatian dan pengawalan dari tim panitia yang terjun langsung. Bahkan, mereka ikut dalam proses penyembelihan sampai kepada distribusi kepada warganya,” kata PM Tazakka dalam keterangan resminya.
“Saat pendistribusian, tim dari PM Tazakka mendapatkan banyak kesan positif dari para warga. Banyak desa atau pedukuhan binaan Tazakka tersebut masih minim orang-orang yang berkurban. Banyak dari mereka yang sangat bahagia bisa mendapatkan daging kurban yang jarang mereka konsumsi,” imbuh PM Tazakka. [Mohamad Deny Irawan]


















