New Delhi, Gontornews — Pemerintah India mengonfirmasi tiga kasus baru virus korona, Senin (2/3). Satu dari tiga kasus melibatkan seorang warga negara Italia di negara bagian Rajasthan, India Barat. Sementara dua kasus lainnya terkonfirmasi di New Delhi dan Telangana.
Dengan demikian, India mengonfirmasi enam kasus virus bernama resmi COVID-19 itu di wilayahnya.
Meski demikian, dalam pemeriksaan awal, sang pasien negatif terjangkit virus korona. Tetapi, pada tes pemeriksaan kedua, pasien positif virus mematikan tersebut.
“(Saat ini) pasien telah dipindahkan ke ruang isolasi,” kata seorang pejabat Rumah Sakit di Jaipur, ibu kota Rajhastan, yang enggan disebutkan namanya kepada Reuters.
Pada saat yang bersamaan, Pemerintah India juga mengonfirmasi dua kasus baru virus korona. Satu kasus terdeteksi di New Delhi sementara satu kasus lainnya di Telangana sebelah Selatan. Jika pasien di New Delhi terkonfirmasi melakukan perjalanan ke Italia, maka pasien di Telangana terkonfirmasi melakukan perjalanan ke Dubai, Uni Emirat Arab.
“Pemerintah sedang melakukan pemantauan situasi tingkat tinggi,” uangkap Menteri Kesehatan India, Harsh Vardhan, di New Delhi.
Vardhan menambahkan bahwa saat ini pemerintah telah melakukan pemeriksaan terhadap pelancong yang berasal dari 12 negara. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 1 juta orang di perbatasan India-Nepal.
Sebagai negara terpadat kedua di dunia setelah Cina, India menyarankan warganya untuk tidak bepergian ke sejumlah negara terdampak virus korona seperti di Cina, Korea Selatan, Iran dan Italia.
Sejauh ini, virus korona disebut telah menewaskan hampir 3.000 orang di seluruh dunia. Yang terbaru, Pemerintah Indonesia mengonfirmasi dua kasus virus korona di wilayahnya. [Mohamad Deny Irawan]





















