Ngawi, Gontornews— Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) adalah suatu ajang bergengsi bagi mahasiswa berprestasi dari program sarjana maupun diploma yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) setiap tahunnya.
Sebelum sampai di tingkat LLDIKTI masing-masing wilayah, perguruan tinggi di bawahnya mengadakan seleksi mandiri mahasiswa yang akan mewakili perguruan tinggi tersebut.
Dalam rangka hal tersebut, UNIDA Gontor mengadakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tahun 2020. PILMAPRES ini melewati beberapa tahap. Tahap pertama diikuti 34 peserta, yaitu 2 utusan dari tiap program studi. Seluruh peserta diseleksi menjadi 15 peserta yang berhak melangkah ke tahap kedua.
Dalam tahap ketiga ini, hanya 10 peserta yang lolos dari seleksi tahap sebelumnya yang berhak mengikuti seleksi menjadi 5 besar. Di babak Final, 5 peserta tersebut akan diambil satu peserta terbaik yang akan mewakili UNIDA Gontor dan bertanding bersama 50 perguruan tinggi lainnya di LLDIKTI Wilayah VII.

PILMAPRES Tahap Ketiga ini diselenggarakan pada Ahad, 6 Rajab 1441 yang bertepatan dengan 1 Maret 2020. Tempat penyelenggaraan adalah di Aula Laboratorium Terpadu Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor.
Al-Ustadz Abdullah Muslich Rizal Maulana, M.A., Ketua Panitia PILMAPRES 2020 menjelaskan bahwa pemilihan tempat penyelenggaraan ini dengan pertimbangan karena 10 peserta yang lolos adalah mahasiswi yang notabene berada di asrama yang terpisah dengan mahasiswa. Laboratorium Terpadu Fakultas Ilmu Kesehatan sendiri terletak lebih dekat dengan Asrama Mahasiswi.
10 mahasiswi terbaik yang masuk dalam seleksi tahap ketiga ini berasal dari berbagai Program Studi. Mereka adalah Shova Musyafah (Manajemen), Intan Fasya Zahra (Pendidikan Bahasa Arab), Chelsea Aulia Ramadhani (Farmasi), Rachma Intan Muslimah (Studi Agama-Agama), Azizah Maryam (Manajemen), Zahra Hasana Salsabila (Pendidikan Agama Islam), Zakiya Setyo (Pendidikan Bahasa Arab), Hamiidatur Rosyidah (Ilmu Gizi), Sarah Jasmine az-Zahra (Hubungan Internasional), dan Tasya Putri (Ilmu al-Qur’an dan Tafsir).
Bertindak sebagai Juri dalam Seleksi ini adalah al-Ustadzah Roifatus Syaqoti, M.H. (Fakultas Syari’ah), al-Ustadzah Agency Nur Meida (Fakultas Sains dan Teknologi), al-Ustadzah Afni Regita, M.A. (Fakultas Humaniora), al-Ustadz Rifki Taufiq, S.Si., M.Sc. (Fakultas Ilmu Kesehatan), al-Ustadz Ahmad Kali Akbar, M.Pd.I. (Fakultas Tarbiyah), dan al-Ustadz Zen Nasruddin Fajri, M.Ec. (Fakultas Ekonomi dan Manajemen).
Dalam sambutannya, Dekan Kulliyatu-l Banat, Dr. Nur Hadi Ihsan, MIRKH sebagai Musyrif Asrama Mahasiswi menyatakan bahwa mahasiswa-mahasiswi UNIDA Gontor juga memiliki kesempatan yang sama dengan mahasiswa-mahasiswi dari perguruan tinggi lainnya.
Bahkan, ke depannya, beliau menegaskan bahwa prestasi mahasiswa UNIDA Gontor tidak terbatas pada prestasi akademik saja, namun juga mengakomodir berbagai nilai dakwah dan kepesantrenan. Hal ini dikarenakan UNIDA Gontor bukan hanya perguruan tinggi biasa, namun merupakan perguruan tinggi pesantren.
“Mahasiswa dan mahasiswi UNIDA Gontor pada tahun-tahun ke depan harus mampu berkiprah di masyarakat, bukan hanya mengamalkan apa yang didapat di masing-masing prodi, melainkan juga mengamalkan nilai dakwah dan kepesantrenan.
Hal ini sebagaimana visi UNIDA Gontor untuk menjadikan para alumninya bermutu dan berarti di masyarakat”, pesan Dr. Nur Hadi Ihsan dalam sambutannya sebelum membuka seleksi PILMAPRES Tahap ketiga ini.
Di akhir seleksi, al-Ustadz Abdullah Muslich Rizal Maulana, mengungkapkan kebanggaannya kepada 10 besar peserta PILMAPRES tahun ini. Di tahap ketiga, mereka telah menghasilkan berbagai produk yang sudah jadi atau program yang sudah teraplikasikan kepada target. Beliau berharap besar agar konsistensi ini bisa selalu dijaga dan ditingkatkan oleh mahasiswa-mahasiswi lainnya di tahun-tahun mendatang.
Dalam tahap ini, nantinya akan dipilih 5 besar peserta. Peserta yang terpilih nantinya akan mengikuti karantina selama beberapa hari untuk mendapat bimbingan lebih intensif. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, seleksi 5 besar akan diadakan pada 20 Maret 2020 untuk menentukan finalis yang akan mewakili UNIDA Gontor di tingkat Provinsi.





















