Mumbai, Gontornews — Bank Sentral India, Kamis (18/11/2021), berencana untuk melakukan uji coba penggunaan mata uang digital mulai kuartal pertama tahun depan. Mata uang digitl bank sentral atau Central Bank Digital Currency (CBDC) ini pada dasarnya adalah versi digital dari mata uang resmi pemerintah yaitu Rupee.
βSaya kira saya diberitahu bahwa kami dapat meluncurkan percontohan pada kuartal pertama tahun depan. Jadi kami optimis tentang itu,β ungkap Chief General Manager Bank Sentral India, P Vasudevan, sebagaimana dilansir Reuters.
Sebelumnya, Gubernur bank sentral India mengatakan bahwa peluncuran mata uang digital akan berlangsung pada bulan Desember. Namun, bank sentral tidak mengumumkan jadwal resmi yang mereka janjikan.
βKami sedang bekerja dan menyelidiki berbagai masalah dan nuansa yang terkait dengan CBDC. Tidak mudah mengatakan bahwa CBDC bisa menjadi kebiasaan mulai besok,β tambah Vasduven.
Vasduven menambahkan bahwa CBDC dapat memainkan perannya tergantung pada metode implementasinya dan tidak perlu diluncurkan secara terburu-buru.
Ia mengatakan bank sentral sedang mempelajari berbagai masalah yan gerkait dengan segmentasi yang masuk dalm CBDC termasuk sektor grosir-eceran, mekanisme verifikasi atau jalur pendistribusian.
βBank sentral juga melakukan pemeriksaan untuk melihat apakah mereka dapat sepenuhnya melewati perantara, dan yang paling penting, apakah teknologi ini harus terdesentralisasi atau semi terpusat,β ucap Vasduven.
Dalam beberapa kesempatan terakhir, bank sentral India berulang kali menyatakan keprihatinannya tentang kemunculan mata uang kripto. Mereka berdalih bahwa kehadiran mata uang digital semisal kripto telah menimbulkan risiko makro ekonomi dan mengganggu stabilitas keuangan. [Mohamad Deny Irawan]





















