Jakarta, Gontornews — Akibat Covid-19, Indonesia kehilangan dua profesor. Pertama, Prof Dr. dr Bambang Sutrisna, guru besar epidemiologi dar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Kedua, Prof Iwan Dwiprahasto, gurubesar farmakologi UGM Yogyakarta.
Bambang Sutrisna meninggal dunia di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Senin (23/3). “UI tengah berduka atas berpulangnya Prof Dr. dr Bambang Sutrisna,” kata Humas UI Egia Tarigan dikutip CNNIndonesia
Kabar meninggalnya Bambang sempat ramai di media sosial. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), lewat akun Twitter resminya @PBIDI sempat mencuitkan perihal wafatnya Bambang pada pukul 13.01 WIB.
Dari informasi yang beredar, Bambang merupakan salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona (Covid-19) dan dirawat di RS Persahabatan. Namun, sampai saat ini belum ada informasi pasti penyebab meninggalnya Bambang.
Pihak UI juga mengaku masih menanti hasil laboratorium atas penyebab meninggalnya Bambang. “Sampai saat ini kami sedang mencari info dari sumber yang pasti tentang penyebab meninggalnya beliau, guna menghindari berita hoaks,” ujar Egia.
“Sampai saat ini kami belum menerima info resmi tentang hasil lab beliau,” lanjutnya.
Semasa hidupnya, Bambang Sutrisna dikenal sebagai pakar epidemiologi dari FKM UI. Selain dari almamaternya tersebut, Bambang pun mendapatkan gelar master ilmu kesehatan dari Johns Hopkins University.
Sementara itu, Prof Iwan Dwiprahasto, guru besar Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang positif Covid-19 meninggal dunia dalam usia 58 tahun pada Selasa (24/3/2020) 00.04 WIB di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan menyampaikan jenazah Guru Besar UGM itu diberangkatkan ke pemakaman pada Selasa pagi.
Kabar duka ini juga disampaikan Kabag Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani. Rencananya jenazah ID akan dimakamkan di Pemakaman Sawit Sari UGM.
Iwan Dwiprahasto dirujuk ke RSUP dr Sardjito pada Minggu (15/3) dan selanjutnya pihak rumah sakit melakukan perawatan isolasi serta pemeriksaan dengan standar COVID-19. Salah satunya dengan mengirimkan sampel swab ke Balitbangkes pada Senin (16/3). Iwan meninggal hari ini pukul 00.04 WIB di RSUP dr Sardjito.[DJ]





















