Khartoum, Gontornews — Kiprah alumni Gontor di kancah internasional terus muncul. Kali ini, Bani Arijan yang merupakan alumni Gontor 2014, terpilih sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan Periode 2020-2021. Bersama Habib Ahmad Izzudin yang ditampuk sebagai Wakil PPI Sudan, keduanya didaulat menjadi pucuk kepemimpinan pelajar RI di Sudan.
“Melalui serangkaian acara Musyawarah Tahunan Anggota (MTA) yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Anggota Persatuan Pelajar Indonesia (MPA-PPI) pada Sabtu 21 Maret 2020, kami menetapkan pasangan Bani Arijan dan Habib Ahmad Izzuddin sebagai Ketua dan Wakil Ketua PPI Sudan Periode 2020-2020,” ungkap pernyataan resmi PPI Sudan yang diterima Gontornews.
Acara yang diselenggarakan oleh MTA ini menampilkan dua pasang Calon Ketua PPI Sudan. Sesuai dengan AD/ART MPA, semua calon merupakan utus dari perwakilan 12 kekeluargaan daerah Indonesia di Sudan. Dari situ, bakal calon ketua PPI diperbolehkan untuk melakukan koalisi atau mengajukan diri sebagai calon independen.
Setelah proses tersebut dijalankan, MTA berhasil menetapkan pasangan Bani Arijan-Habib Izuddin dari Keluarga Paguyuban Mahasiswa Jawa Barat dan Banten (PMJIB) dan pasangan Yusril Irham- Ilham Tamimi dari Forum Silaturahim Mahasiswa Indonesia Tengah dan Timur (FOSMATIM) dan Serumpun Mahasiswa Riau (Semari). Pasangan Bani Arijan-Habib Izuddin memperoleh nomor urut 01 dan Pasangan Yusril Irham-Ilham Tamimi memperoleh nomor urut 02.
Setelah dilakukan pemungutan suara, Pasangan Bani Arijan-Habib Izuddin memperoleh 61 Persen suara berbanding 31 persen suara pasangan Yusril Irham-Ilham Tamimi.
Sebagai informasi, Bani Arijan merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi di International University of Africa, Khartoum, Sudan. Ia juga merupakan alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 2014. Dalam sambutannya sejak dinobatkan sebagai Ketua PPI Sudan 2020-2021, Bani berharap PPI menjadi organisasi yang inovatif, produktif dan progressif.
“PPI Sudan merupakan wadah aspirasi mahasiswa Indonesia di Sudan yang modern, dinamis, progressif, inovatif dan produktif,” ujar Bani kepada Gontornews.
Sebagai informasi, mahasiswa Indonesia di Sudan berjumlah 1.111 mahasiswa. Menurut Bani, jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah.
“Ini tantangan tersendiri bagi kami agar dalam merangkul semua mahasiswa yang ada di Sudan,” pungkas pria asal Bogor tersebut. [Mohamad Deny Irawan]


















