London, Gontornews — Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak, mengingatkan pemerintah tentang sisi negatif penguncian wilayah. Bagi Sunak, penguncian wilayah dapat melumpukan ekonomi serta dampak sosial yang sangat kuat.
“Memiliki kondisi ekonomi yang sulit berdampak pada kemampuan kami untuk membiayai layanan publik seperti NHS yang juga berdampak pada kesehatan jangka panjang bagi individu,” kata Sunak sebagaimana dilansir Reuters.
Sunak menyatakan ketidakpuasannya terhadap pemberlakuan jam malam bagi kafe maupun restoran. “Tentu saja itu membuat kami frustasi. Saya tahu ini sulit dan berharap kami tidak melakukan hal-hal ini,” ucapnya.
Bulan lalu, Sunak mengumumkan skema gaji bagi karyawan perusahaan dengan jam kerja lebih pendek.
Sebagai informasi, Inggris meluncurkan program ketenagakerjaan baru pada Senin (5/10). Pemerintah Inggris memproyeksikan program ini sebagai solusi bagi karyawan yang kehilangan pekerjaan akibat Covid-19 untuk dapat kembali bekerja.
Sunak berharap skema pembiayaan bernama ‘Eat Out to Help Out’ tersebut dapat membantu dua juta pekerja dan dapat memulai kembali perekonomian.
Sunak akan terus berjuang melawan penguncian wilayah. Ia meminta seluruh jajaran menteri untuk ikut serta dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru menghadapi Covid-19. [Mohamad Deny Irawan]






















