London, Gontornews – Sebuah laporan dari organisasi independen untuk konservasi alam, The Wildlife Trust, menunjukkan setidaknya ada 48 zona konservasi laut baru yang diperlukan untuk menjaga habitat alam bawah laut Inggris. Karenanya, organisasi amal tersebut mendesak pemerintah Inggris untuk merealisasikan laporan tersebut.
Sebagaimana dilansir harian terkemuka Inggris, The Guar dian, konservasionis mendesak pemerintah Inggris untuk segera merealisasikan kekosongan dari jaringan nasional untuk laut tersebut. Harapannya, tentu saja, supaya kondisi laut menjadi lebih sehat dan produktif.
The Wildlife Trust pun mengungkapkan kesiapannya apabila ditunjuk sebagai pelaksana program tersebut seraya menambahkan 50 zona koservasi laut baru (MCZs). Zona ini diharpkan mampu menciptakan jaringan ekologis yang koheren antara habitat dan perkembangan satwa liar di wilayah tersebut.
Rencana ini sendiri sudah disampaikan kepada otoritas pemerintah melalui Menteri lingkungan, Therese Coffey dan siap menerbitkan peraturan terkait rencana tahap ketiga. Selain itu, pemerintah Inggris juga siap berkonsultasi dalam rencana pembukaan MCZs yang baru untuk dua tahun mendatang.
Kepala divisi kehidupan laut The Wildlife trust, Joan Edwards mengatakan bahwa ide pengembangan zona konservasi laut belum pernah terjadi sebelumnya. Dia juga menganggap jika komitmen pemerintah sangat berperan demi menjaga stabilitas kondisi laut dalam jangka panjang.
“Ini adalah kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, kesempatan untuk membangun jaringan koservasi laut yang efektif,” kata Joan Edwards dilansir situs resmi The Wildlife Trust.
“Jika pemerintah berkomitmen untuk membuat jaringan tersebut, kami siap berada di garda paling depan untuk konservasi laut di seluruh dunia,” tambahnya.
Penunjukan 48 zona konservasi laut baru adalah satu dari sekian cara menjamin masa depan kehidupan bawah laut Inggris di masa mendatang.
Diantara wilayah koservasi laut yang disiapkan pemerintah Inggris adalah Compass Rose North Sea Utara, tempat pengembak biakan ikan Plaice, ikan Herring, Lemon Sole dan belut pasir (Sand ell); Habitat sedimen bawah laut di Silver Pit, North Sea wilayah Selatan; lumpur Hythe Bay di Selat Inggris bagian timur; Beberapa pegunungan yang menjorok ke dalam dan terbesar di Inggris di Selat barat; serta habitat lumba-lumba putih di Lyme Bay.
Selain wilayah diatas, ada pula wilayah Isle of Man yaitu wilayah tempat kerang laut langka, Quahog, berada. Kerang tersebut, kabarnya, bisa hidup hingga 500 tahun. Pun dengan wilayah laut Irlandia dimana perburuhan lobster jenis nephrops Irlandia Utara terus terjadi.
Ada pula enam lokasi di wilah lepas pantai Wales yang sempat ditunda karena menunggu pelimpahan wilayah. Keenam wilayah ini berpotensi ‘bancaan’ politik otoritas setempat. Padahal konservasi di eman lokasi tersebut sangat penting demi kemajuan Irlandia Utara dan Skotlandia. [Mohamad Deny Irawan]

















