Bogor, Gontornews — Momentum penting dalam dunia pendidikan kembali hadir dengan diresmikannya Universitas Islam Bogor (UI Bogor). Kehadiran kampus ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Peresmian UI Bogor dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, hingga perwakilan legislatif. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan luas terhadap pengembangan institusi pendidikan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Rektor UI Bogor, Syamsul Rizal, dalam sambutannya menegaskan bahwa berdirinya kampus ini merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Ia menyebutkan bahwa doa dan dukungan dari tokoh agama, masyarakat, serta civitas akademika menjadi fondasi utama dalam mewujudkan berdirinya UI Bogor.
“Berdirinya kampus ini tidak lepas dari peran serta semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh,” ujarnya di depan para undangan yang digelar di Aula UI Bogor, Sabtu (11/4/2026).
Sebagai bagian dari pengembangan ke depan, pihak kampus telah menyiapkan rencana ekspansi akademik dengan menghadirkan empat fakultas baru. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pilihan program studi sekaligus menjawab kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.
Tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, UI Bogor juga berkomitmen membuka akses pendidikan yang lebih luas melalui program beasiswa. Program ini ditujukan tidak hanya bagi warga Bogor, tetapi juga terbuka bagi calon mahasiswa dari wilayah Jabodetabek.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turut memberikan apresiasi atas berdirinya kampus tersebut. Menurutnya, pembangunan lembaga pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan daerah.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Barat, untuk mendorong generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Ilmu adalah warisan yang tidak akan habis dan menjadi investasi luar biasa,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Komisi IX, Ahmad Rukhiat, menyampaikan harapannya agar UIB Bogor dapat mengembangkan Fakultas Kedokteran. Ia menilai keberadaan fakultas tersebut penting untuk meningkatkan layanan kesehatan, khususnya di wilayah Bogor Barat.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Barat, H. Ricky Kurniawan, Lc., memberikan apresiasi khusus atas berdirinya kampus ini. Menurutnya, UI Bogor bukan sekadar menambah pilihan perguruan tinggi, melainkan simbol komitmen untuk melahirkan generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia.
“Sebagai alumnus Al Azhar Kairo, saya melihat UIB memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang tetap berakar pada nilai-nilai Islam. Kampus ini diharapkan melahirkan sarjana yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap mengabdi kepada masyarakat dengan integritas tinggi,” ujar Ricky.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Wihara, menilai UIB Bogor berpotensi menjadi kampus yang inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap kampus ini tidak hanya menjadi pilihan bagi warga Bogor, tetapi juga menarik minat mahasiswa dari berbagai daerah seperti Papua dan Kalimantan.
Universitas Islami Bogor (UIB), sebelumnya Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI), merupakan perguruan tinggi terakreditasi di bawah kendali yayasan yang sama dengan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor, yang saat ini tengah mengelola lebih dari 4.000 santri aktif dan ribuan alumni yang berlokasi di wilayah potensial Leuwiliang, Bogor.
Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor yang berdiri pada tanggal 20 Januari 2016 yang sudah memiliki 1.700 mahasiswa aktif dan ratusan alumni ini kini statusnya meningkat menjadi universitas. [Fathur]


















