Teheran, Gontornews — Iran pada 10 Januari membantah bertanggung jawab atas jatuhnya jet Ukraina International Airlines yang jatuh di Teheran. Iran menyebut tuduhan itu sebagai kebohongan dan operasi psikologis AS, kantor berita IRNA yang dikelola pemerintah melaporkan.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara pemerintah Ali Rabiei mengatakan, sebuah komite yang bertugas menyelidiki insiden itu telah dibentuk berdasarkan peraturan dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).
Rabiei mengatakan komite akan menyelidiki kecelakaan itu segera dan transparan dengan partisipasi para ahli dari negara terkait.
Dia menekankan bahwa perwakilan Ukraina sudah berada di Iran untuk memeriksa kotak hitam pesawat.
“Kami juga menyambut kehadiran negara-negara terkait yang warga negaranya tewas dalam proses penyelidikan,” tambahnya sebagaimana dikutip hurriyetdailynews.com. []






















