Brussel, Gontornews — Presiden Dewan Eropa Charles Michel menyerukan penyelidikan yang teliti dan transparan atas jatuhnya jet penumpang Ukraina International Airlines di Iran.
“Saya mendukung panggilan Presiden [Ukraina] [Volodymyr] Zelensky dan Perdana Menteri [Kanada dan Inggris] Justin Trudeau, Boris Johnson untuk penyelidikan terbuka dan menyeluruh terhadap kecelakaan pesawat Ukraina,” kata Michel pada 9 Januari di Twitter.
“Ketika keluarga kehilangan orang yang dicintai, mereka layak tahu apa yang terjadi.
“Pikiran kami bersama keluarga & teman para korban,” tambahnya seperti dirilis hurriyetdailynews.com.
Kecelakaan itu menewaskan semua 176 orang di dalamnya. Korban antara lain berkewarganegaran Iran, Kanada, Ukraina, Swedia, Afghanistan dan Jerman.
Sementara itu, Oleksiy Danilov, sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, mengatakan teori-teori lain tentang penyebab kecelakaan telah dikemukakan, termasuk tabrakan dengan drone, ledakan mesin atau ulah teroris.
Pesawat Boeing 737-800 Ukraina jatuh di Iran tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran. []
























