Gaza City, Gontornews – Zona penangkapan ikan bagi warga Gaza telah dibuka kembali oleh Israel. Pembukaan zona tersebut dilakukan di tengah gencatan senjata yang berlangsung antara Israel dan kelompok bersenjata di Gaza.
Seorang Pejabat Serikat Nelayan di Gaza, Zakaria Bakr menjelaskan, zona penangkapan ikan sejauh 12 mil laut di bagian selatan Gaza, dan enam mil laut di utara yang baru diberlakukan telah dibuka kembali.
“Hari ini (Jumat, 10/5) sejumlah kapal mulai memancing,” jelasnya dikutip Aljazeera.com
Menurutnya, kebijakan Israel merupakan langkah pertama dalam menerapkan gencatan senjata. Selain itu, bertujuan untuk mencegah konflik baru Israel Palestina.
Senada dengan itu, Badan Militer Israel COGAT mengonfirmasi kebenaran soal pencabutan larangan di zona penangkapan ikan.
“Penerapan langkah itu dikondisikan bagi nelayan Jalur Gaza yang menghormati perjanjian,” jelasnya.
COGAT telah menutup zona penangkapan ikan dan penyeberangan perbatasan bagi orang setelah terjadi penembakan roket ke negara itu.
Serangan antara Israel dan Fraksi bersenjata di Gaza terjadi dua hari lalu dan menelan banyak korban. Sedikitnya empat warga Israel dan 25 warga Palestina, termasuk dua wanita hamil dan tiga anak-anak tewas
Di bawah Kesepakatan Oslo yang ditandatangani pada tahun 1993, Israel wajib mengizinkan penangkapan ikan hingga 20 mil laut. Namun hal tersebut tidak pernah dilakukan Israel.
Israel justru hanya mengizinkan penangkapan ikan hingga 12 mil laut sampai tahun 2006. Kemudian zona penangkapan ikan tersebut kembali dikurangi menjadi enam mil dan terakhir sebelum gencatan senjata terjadi, zona penangkapan menjadi tiga mil saja. [Devi Lusianawati]





















