Ashdod, Gontornews — Angkatan Laut Israel mencegat sebuah kapal bermuatan bantuan untuk warga di Jalur Gaza. Seperti dirilis Aljazeera, kapal itu membawa peralatan medis senilai sekitar US$ 15.000.
Kapal Awda, yang membawa sedikitnya 23 orang, semula hendak merapat di pelabuhan Gaza sekitar tengah hari waktu setempat pada hari Ahad (29/7), tetapi oleh Israel dipaksa berlabuh ke pelabuhan Ashdod, Israel.
Itu adalah bagian dari armada yang mencoba mematahkan blokade 12 tahun yang diterapkan oleh Israel dan Mesir.
Dengan mengangkut 16 aktivis dari berbagai bangsa, termasuk beberapa warga Israel, Awda berangkat dari pantai Palermo di Italia seminggu yang lalu.
Aljazeera yang melaporkan dari Ashdod menulis, tentara Israel menegaskan telah mencegat sebuah kapal yang berangkat dari Eropa untuk “melanggar blokade laut legal yang diberlakukan di Jalur Gaza”.
Para aktivis memang berharap kapal mereka akan dicegat oleh Israel untuk menarik perhatian dunia internasional terhadap nasib 1,8 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza.
Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka telah memantau dan mencegat kapal itu sesuai dengan hukum internasional, dan bahwa bantuan kemanusiaan apa pun yang dibawa kapal itu akan dikirimkan ke Gaza. [Rusdiono Mukri]






















