Depok, Gontornews — Setiap yang bernyawa tentu akan mengalami kematian. Karena tidak ada satu makhluk pun yang kekal abadi, hidup selamanya di muka bumi.
Kepada Gontornews.com, Ustadz H Abdul Somad Lc DESA PhD pada sebuah Kajian Virtual Zoom dalam program Hijrah Bersama UAS menerangkan bahwa hakikat hidup ialah lima kehidupan itu sendiri yakni hidup di alam ruh, di alam rahim, di alam dunia, di alam barzakh, serta terakhir di alam akhirat. βAllah SWT membuat hakikat hidup untuk menguji diantara kalian siapa yang paling baik amalnya,β ujar dai nasional itu..
Pada kehidupan di alam dunia, manusia sudah diwajibkan untuk beribadah, namun ketika ia hidup di alam barzakh, maka ia akan terputus dari amal taklifiy, dia tidak wajib shalat, puasa, zakat, dan lainnya. Sejatinya, orang yang sudah meninggal mereka tetap beraktifitas, tapi mereka terputus dari beban kewajiban.
Kematian itu adalah suatu yang biasa saja. Kita diingatkan tentang kematian itu, supaya kita sadar bahwa kita hidup tidak akan lama. Mati itu hanya pindah dari alam dunia ke alam barzakh. Setelah sebelumnya kita juga sudah pindah dari alam ruh ke alam rahim, lalu ke alam dunia. Siapa pun akan mengalami semua itu, karena resiko dari hidup adalah mati.
Alumnus Al-Azhar University, Kairo, Mesir itu pun lantas menegaskan agar janganlah kita berpikir bahwa orang yang meninggal itu mati, namun mereka hidup, akan tetapi kalian tidak merasakannya. Artinya, kehidupan akhirat itu benar adanya, bahkan itulah kehidupan yang kekal abadi. Bukan seperti kehidupan dunia yang hanya bersifat sementara. Karenanya, persiapkanlah bekal kematian terbaik kita, agar bahagia di kehiupan yang kekal abadi nanti. <Edithya Miranti>





















